Intermediate Treatment Facilities
Diancam Ahok, ini Langkah yang sudah Dilakukan JakPro untuk ITF
Sekarang kami masih menunggu Pergub penugasannya.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, BALAIKOTA - Direktur Utama Jakarta Utilitas Propertindo, Chairul Hakim (anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo), mengatakan, bahwa pihaknya telah ditugaskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk pembangunan Intermediate Treatment Facilities (ITF) atau tempat pengelolaan sampah.
Saat ini, pihaknya pun telah mulai pengerjaan pengelolaan sampah itu, sambil menunggu Peraturan Gubernur (Pegub) penugasan pengelolaan sampah.
"Sekarang kami masih menunggu Pergub penugasannya. Tapi sementara masih menunggu proses Pergub itu, kami proaktif untuk mengembangkan pembangunan ITF tersebut," kata Chairul, ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (5/11/2015).
Menurut Chairul, dari empat wilayah yang akan dikembangkan tersebut, pihaknya telah melakukan kajian.
Seperti untuk lahan yang berada di Duri Kosambi. Pihaknya menilai, bahwa lahannya tidak sesuai untuk dibangun ITF.
"Setelah kami cek, ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan DKI. Karena permasalahan sosial di lingkungan sekitar lahan serta kendala teknis. Kami inisiatif cari alternatif lain," jelasnya.
Lalu, lanjutnya, untuk lahan yang berada di wilayah Marunda, juga belum siap dilakukan pembangunan ITF.
Pihaknya, lebih memilih lahan yang berada di Cacing (Cakung-Cilincing) karena dinilai lebih siap.
"Lahan di Cacing ini bisa lebih cepat proses pembangunannya daripada Marunda. Karena tanahnya lebih siap, yaitu bekas lahan pengolahan sampah juga oleh pihak swasta. Tanggungan sosialnya dan masyarakatnya juga tidak ada. Lahannya lebih datar, dibandingkan Marunda, yang harus dilakukan pengurukan lebih dahulu," jelasnya.
Saat ini, untuk lahan di Cacing, sudah dalam tahap proses tender prakualifikasi. Terdapat 23 peserta lelang yang diundangnya.
"Minggu depan kami akan briefing, dan Januari proses lelang sudah siap umumkan siapa calon pemenangnya," katanya.
Sedangkan, untuk ITF di Sunter, Chaerul mengaku, bahwa dalam dua hari ini, pihaknya akan melakukan terobosan.
Pihaknya akan bergabung dengan dua pemenang lelang ITF Sunter untuk mengembangkan bersama.
"Nanti kami akan mengajak dua pemenang lelang untuk gabung bersama-sama dengan JakPro, untuk mengembangkan ITF Sunter. Nanti yang jadi leading company-nya JakPro. Dua perusahaan pemenang lelang sedang dalam evaluasi. Kami akan mohon restu kepada Gubernur untuk rencana ini," katanya.
Ancam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151106-sampah_20151106_090815.jpg)