Rabu, 29 April 2026

Truk Diadang Warga di Cileungsi Berdampak Pengangkutan Sampah Terlambat

Pola penjadwalan buang sampah dilakukan pada sore hari,

Tayang:
Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi truk sampah 

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK -  Kepala Suku Dinas Kebersihan Kota Administrasi Jakarta Utara, Bondan Diah Ekowati mengakui, akibat dua armada pengangkut sampah pihaknya yang dihadang sejumlah warga dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jalan Transyogi, Cileungsi, Bogor Timur, keterlambatan pengangkutan sampah di wilayah Jakarta Utara.

"Jadi dampak dari tidak bolehnya membuang sampah siang hari melalui Jalur Cileungsi kembarin, yakni pada keterlambatan beberapa armada kami, yang pulang kembali ke wilayah. Selain itu juga, mengakibatkan pengangkutan agak sedikit terlambat," kata dia saat menghubungi Wartakotalive.com, Selasa (03/11/2015).

Namun, dengan adanya hal tersebut, pihaknya sudah melakukan siasat jitu di awal, dengan mengubah pola penjadwalan buang sampah.

"Pola penjadwalan buang sampah dilakukan pada sore hari, Sehingga dampaknya tidak terlalu signifikan. Sebagian dipo di Jakarta Utara, sudah menggunakan pola penjadwalan buang sampah pada sore hari, yakni antara pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Alhamdulillah, total berat sampah normal di Jakarta Utara yang berhasil terangkut perharinya sekitar kurang lebih 1.360 ton," papar mantan Camat Menteng ini.

Menurut dia kembali, dengan kondisi pengangkutan yang hanya boleh dilakukan hingga malam hari, sampai saat ini belum terlihat dampaknya.

"Seperti yang saya katakan, karena kita sudah melakukan pola pengangkutan sampah hingga malam hari, sebagai contoh di Dipo Sonaji, Dipo Rawa Badak, LPS Bugis, Dipo Indoor Cilincing, dan Dipo Muara Baru. Ini sudah kami lakukan sejak awal. Sehingga kondisi seperti sekarang ini dimana pembuangan sampah hanya boleh dilakukan melalui jalur Kawasan Bekasi Barat, antara pukul 21.00 hingga 05.00 WIB.

Ia mengaku, untuk mengoptimalkan volume sampah, pihaknya juga menggunakan metode bank-bank sampah yang ada.

"Bank sampah yang ada di wilayah masyarakat ternyata dapat mengurangi volume sampah perharinya antara kurang 8 persen dari total volume sampah yang ada," tutupnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved