Keindahan Hutan pada Koleksi Matahari Departemen Store
Matahari Departemen Store menggelar pameran koleksi terbarunya yang bertajuk Enchanted Forest.
Penulis: |
WARTA KOTA, PALMERAH-Kala hutan-hutan terbakar dan asap membuat sebagian menderita. Wajah hutan berubah menjadi mencekam dengan warna yang monoton. Putih asap. Padahal hutan sesungguhnya adalah ‘ibu’ dari kehidupan yang menaungi isi di dalamnya. Dalam setiap pergantian waktu, hutan memberikan suasana dan warna yang berbeda. Kerinduan suasana hutan dan warna yang berbeda ‘disegarkan’ lewat peragaan busana dari Matahari Departemen Store, yang diberi tajuk Enchanted Forest.
Untuk kedua kalinya, Matahari Departemen Store menampilkan koleksi terbarunya di ajang Jakarta Fashion Week (JFW). Pada Selasa (27/10), Matahari Departemen Store menampilkan tema Enchanted Forest. Koleksi sebelumnya yang ditampilkan di JFW 2016, yakni Retro yang menampilkan pesona era 1950an sampai 1960an. Pada peragaan busana tema Echanted Forest, dibagi dalam tiga sesi (sequences), dengan total 36 set pakaian. Tiga sesi yang masing-masing 12 koleksi ini terbagi tema suasana hutan di pagi hari, siang, dan sore.
Sesi pertama diberi tajuk Dewy white yang terinspirasi dari keindahan embun pagi di hutan pagi yang kadang berkabut. Koleksi ini didominasi warna putih yang terdiri dari atas bertekstur, rok yang ringan, outer bertekstur, rok bentuk pinsil, atasan off shoulder, dan gaun panjang dengan bahan berupa lace, crochet,organdi, dan tulle. Uniknya, para model yang memperagakan busana pada sesi ini tak beralas kaki. Untuk mempermanis penampilan, dipadukan dengan aksesori, seperti kalung dan gelang yang berbahan akar dan dedaunan, dan hiasan kepala berbentuk sama. Perpaduan ini diharapkan mempertegas penampilan bergaya simpel dan elegan.
Sesi kedua hadir dalam seri yang bertemakan Bold Tribes yang didominasi warna-warna terang seperti oranye, merah, kuning, dan hijau untuk menggambarkan siang hari yang cerah. Selain dari warna, kesan cerah dipertegas lagi dengan penggunaan motif-motif tribal yang dilengkapi aksesori bermotif senada seperti turban, syal, maupun kalung. Pakaian berupa atasan bermotif tribal, celana motif, rok panjang dan luaran menjadi andalan dalam sesi ini.
Terakhir, Matahari Departemen Store menampilkan koleksi Mother Earth yang terinspirasi hutan di sore hari. Seiring matahari yang mulai meredup, warna-warna yang ditampilkan dalam koleksi ini sepadan dengan tema. Warna seperti hijau zaitun, dan cokelat jadi pilihan. Bahan yang digunakan seperti katun organic, bulu, suede maupun chiffon crepe untuk aksen natural. Adapun siluet yang ditampilkan antaralain berupa celana palazzo, vest bulu, luaran, dress, celana, dan vest panjang. Koleksi ini sangat manis menemani wanita yang ingin menghabiskan sore atau malam hari di acara non formal maupun formal.
Untuk mendukung suasana hutan, panggung peragaan busana Matahari Departemen Store diberi atmosfer hutan tropis dari tata panggung dan busananya. Sejenak membuat pengunjung melupakan hutan yang dikepung oleh asap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/matahari-dept-store_20151103_023243.jpg)