Renovasi SDN Pocin Batal Karena Gagal Lelang
Dinas Pendidikan Kota Depok mengungkapkan, proyek rehabilitasi gedung SDN Pondokcina 01 batal karena sudah dua kali gagal lelang.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengakui bahwa rehabilitasi atau renovasi pembangunan gedung SDN Pondokcina 01 di Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, yang direncanakan dilakukan tahun 2015 ini dipastikan batal. Penyebabnya karena dalam dua kali lelang pada tahun 2015 ini, semuanya gagal.
Hal itu dikatakan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD dan SMP Disdik Depok, Wahyu Hidayat, kepada Warta Kota, Jumat (23/10/2015).
"Memang batal direhab tahun ini, akibat dua kali lelang semuanya gagal. Karena itu rehabilitasi gedung baru akan dilakukan tahun depan," kata Wahyu.
Menurut Wahyu, ini berarti anggaran rehabilitasi gedung SDN Pondokcina 01 harus melalui persetujuan DPRD Depok kembali dalam pembahasan APBD 2016.
"Tunggu diketok palu lagi oleh DPRD Depok, termasuk besarannya, agar bisa direhab tahun depan" kata Wahyu.
Wahyu menjelaskan sebenarnya pada tahun 2015 ini, anggaran yang sudah disiapkan untuk merehabilitasi Gedung SDN Pondokcina 01 karena sudah disetujui DPRD Depok, sebesar Rp 3,1 Miliar.
Rehabilitasi, katanya, dengan membuat gedung baru untuk sekolah yang ada di sisi Jalan Margonda itu.
Namun karena dua kali gagal lelang, maka rehabilitasi dipastikan tertunda sampai tahun depan.
Untuk gagal lelang pertama April 2015 lalu, penyebabnya adalah Surat Edaran dari Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SE LKPP) No 1/2015 Tertanggal 14 April 2015, yang mewajibkan lelang diumumkan di satu koran nasional dan satu koran provinsi menurut kebijakan Gubernur.
Padahal dana untuk pengumuman itu tidak ada dan tidak dianggarkan di APBD 2015.
Sementara untuk gagal lelang yang kedua, Wahyu tidak menyebutkan secara rinci penyebabnya.
Yang pasti katanya, rehabilitasi SDN Pondokcina 01 yang direncanakan dilakukan tahun 2015 batal, dan tertunda sampai 2016.
Padahal saat ini kondisi gedung sekolah itu sudah sangat tidak layak dan digunakan.
Seperti diberitakan sebelumnya, seluruh orangtua dan walimurid SDN Pondokcina 01 mengeluh karena dibebani iuran untuk rehabilitasi gedung sekolah yang rusak. Mereka diminta untuk memikirkan solusi atas batalnya rehabilitasi gedung SDN Pondokcina 01 tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sdn-pondokcina_20151023_092455.jpg)