Penemuan Mayat
Misteri Jumlah Pemerkosa dan Pembunuh PNF
Polisi belum bisa mengetahui ada berapa pelaku pemerkosa dan pembunuh PNF (9).
Sedangkan Supartini (53) dan anaknya, tetangga A, yakin betul bahwa di jam 18.00 pada Jumat (2/10), A (potential suspect) berada di halaman belakang bedengnya dan sedang membakar kardus.
Dan pukul 16.00, 2 jam sebelumnya, A terlihat mencuci sejumlah pakaian di belakang rumahnya.
Namun, Supartini dan anaknya juga mengaku bahwa sejak pagi pukul 08.00 di hari Jumat itu A tak terlihat di bedengnya dan menutup warungnya.
Bahkan sepanjang siang A juga tak terlihat dan baru terlihat pukul 16.00.
Sementara itu hasil otopsi menyebut PNF dibunuh antara pukul 10.00 - 14.00, di jam dimana sedang tak ada di bedengnya dan tak diketahui berada dimana.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan, selain itu A (potential suspect) juga memiliki Alibi di jam pembunuhan terjadi (10.00 - 14.00), dirinya sedang berada di rumah istri keduanya yang berada sekitar 1 kilometer dari lokasi mayat PNF dibuang.
Makanya, ujar Krishna, kini pihaknya menganalisa 18 rekaman kamera CCTV yang diambil dari mulai lokasi rumah PNF, jalan-jalan di sepanjang rumah istri kedua A, dan menuju lokasi pembuangan mayat.
"Ada banyak yang kami lakukan untuk menganalisa rekaman CCTV itu," ucap Krishna. Itu untuk melihat alur A bergerak di hari nahas PNF dan memastikan setiap jam dan detik untuk melepas alibi A. Kemudian menjadikannya sebagai bukti menjadikan A tersangka.
Sehingga pada akhirnya Polisi belum bisa memastikan ada berapa orang sebenarnya pemerkosa dan pembunuh PNF.
Namun, Krishna menegaskan, A bisa saja kemudian tak jadi tersangka pembunuh PNF apabila berbagai bukti yang dicari Polisi menepisnya.(ote)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151005-makam_20151005_153021.jpg)