Ujian Nasional

Disdik Targetkan 400 SMP Ikuti UN Berbasis Komputer

Dinas Pendidikan mulai mendata sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2016.

Agustin Setyo Wardani
Siswa SMPK 2 Penabur Jakarta sedang melaksanakan ujicoba UN computer based test (CBT) di laboratorium komputer. Sekolah ini menjadi satu-satunya SMP di DKI Jakarta yang menjalankan UN dengan komputer. 

WARTA KOTA, SETIABUDI - Dinas Pendidikan mulai mendata sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2016.

Untuk jenjang SMP sedikitnya ada 400 sekolah yang didata mengikuti UNBK.

Tadjuddin Nur, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, mengatakan pihaknya telah mendata jumlah SMP di Jakarta yang akan mengikuti UNBK.

"Kami sudah melakukan pendataan. Sedikitnya ada 400an sekolah yang diplot untuk ikut UNBK. Dari jumlah itu, 289 di antaranya merupakan sekolah negeri. Sisanya adalah sekolah swasta," jelas Tadjuddin saat ditemui Warta Kota di Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (9/10).

Dari jumlah itu, sekurangnya peserta yang mengikuti UN dalam satu sekolah antara 200-300 siswa. Sehingga, jumlah peserta keseluruhan diperkirakan lebih dari 100.000 siswa yang akan mengikuti UNBK.

"Kami mendata ada 400 sekolah, tetapi itu belum tentu semuanya nanti akan mengikuti UNBK, karena semuanya tergantung dari validasi yang dilakukan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud mengenai kelaikan perangkat sesuai yang diprasyaratkan," kata Tadjuddin.

Saat ditanya mengenai kecukupan perangkat komputer di sekolah untuk UNBK, Tadjuddin mengatakan, alat yang digunakan tidak harus komputer milik sekolah.

"Kan tidak harus pakai komputer, bisa juga pakai laptop, nanti diinstall aplikasi dan juga diperiksa laik atau tidaknya perangkat tersebut digunakan," ucap dia.
Peningkatan signifikan

Tadjuddin menuturkan, ada peningkatan signifikan jumlah sekolah yang akan melaksanakan UNBK di Jakarta pada tahun 2016 ini.

Tahun 2015, hanya ada satu SMP di Jakarta yang mengikuti UNBK, yakni SMPK 2 Penabur di Jakarta Barat. Sementara, tahun ini lebih banyak didominasi oleh sekolah negeri.

"Memang didorong agar UN dilaksanakan berbasis kompetensi, karena ini lebih praktis dan yang pasti, integritasnya terjamin karena soal satu siswa dengan siswa lainnya berbeda-beda. UNBK juga bisa meminimalisasi tingkat kebocoran soal. Sehingga kami mendorong untuk lebih banyak sekolah bisa menjalankan UNBK," tuturnya. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved