Citizen Journalism

Public Relations Si Jago Citra?

Public relations merupakan suatu profesi yang penting ada di setiap perusahaan atau organisasi.

buffalo.edu
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Istilah public relations dapat menimbulkan banyak persepsi di dalam masyarakat. Indonesia masih belum familiar dengan istilah tersebut.

Banyak orang juga yang belum mempertimbangkan bahwa public relations (PR) merupakan sebuah profesi.

Masyarakat kurang memiliki pengetahuan akan aneka profesi saat ini.

Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa profesi itu hanya sebatas dokter, polisi, guru, karyawan, dan lain sebagainya.

Namun, beberapa di antara mereka juga sudah ada yang memahami PR sebagai profesi.

Public relations merupakan suatu profesi yang penting ada di setiap perusahaan atau organisasi.

PR bertugas dalam menjalin hubungan antara perusahaan dengan pihak eksternal perusahaan. Profesi ini juga bertugas dalam menjembatani antara pihak manajemen perusahaan dengan pekerjanya.

PR biasa berhadap dengan awak media, mereka juga biasa menjadi perwakilan dari perusahaan atau cerminan dari perusahaan. Public relations dianggap sebagai profesi yang penting, jika diibaratkan, profesi ini merupakan leher dari perusahaan.

Seorang PR tahu betul bagaimana dalam merancang strategi komunikasi yang berguna untuk memberikan citra postif perusahaan di kalangan masyarakat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seorang PR merupakan “jagoan” dari citra. Tetapi, banyak yang menganggap profesi PR hanya melakukan pencitraan saja.

Banyak yang menganggap bahwa PR selalu menutupi kesalahan dari perusahaan. Banyak pula yang berpikir bahwa PR hanya melakukan pencitraan saja, tanpa ada dampak positif terhadap masyarakat.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Apa yang menyebabkan profesi PR masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat?

Public relations sangat berpengalaman dalam menangani citra, membangun citra, dan membangun reputasi perusahaan.

Tetapi, profesi PR sendiri kurang mendapatkan respon positif dari masyarakat.

TabJika dibandingkan dengan profesi di bidang hukum, seperti pengacara, Mereka dapat membela orang yang benar maupun yang salah. Tetapi, mengapa profesi pengacara ini tidak mendapatkan respon negatif di masyarakat? Hal ini dikarenakan adanya kekuatan yang tercipta dari praktisi-praktisi di bidang hukum ini.

Banyaknya asosiasi pengacara, bahkan terdapatnya asosiasi yang berisikan mahasiswa-mahasiswa jurusan hukum atau yang lebih dikenal dengan ALSA (Asean Law Student Association), berperan besar dalam memberikan awareness kepada masyarakat serta pengetahuan yang lebih baik mengenai profesi ini.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved