Bendungan Jatiluhur
Bendungan Jatiluhur yang Mengaliri Air untuk 30 Juta Warga
Bahkan, dalam musim kemarau sekalipun, bendungan yang terletak kurang lebih 9 km dari pusat kota Purwakarta itu, mampu tetap melimpahkan airnya.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, BALAIKOTA - Bendungan IR.H.Juanda atau yang kerap disapa Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, Jakarta Barat, merupakan sumber kehidupan bagi warga Jakarta.
Bagaimana tidak, bendungan tersebut, merupakan satu-satunya sumber air yang mengaliri untuk kebutuhan 30 juta warga, diantaranya 10 juta warga Jakarta.
Bahkan, dalam musim kemarau sekalipun, bendungan yang terletak kurang lebih 9 km dari pusat kota Purwakarta itu, mampu tetap melimpahkan airnya.
Pantauan Warta Kota, Selasa (29/9/2015), hamparan air tampak luas di bendungan itu. Terlihat sebuah menara pelimpah utama, yang cukup dalam.
Sementaran di dalam menara pelimpah utama itu, tampak terdapat dua pbuaah pintu atau katup 'hallowjet'.
Di kawasan itu, selain untuk pengolahan air, juga terlihat dimanfaatkan untuk wisata.
Seperti untuk memancing, perahu dayung, perahu boat, dan lainnya.
Kepala Divisi Pengolahan Air IV Perum Jasa Tirta (PJT) II, Reni Mayasari mengatakan, bahwa kedalaman menara pelimpah utama 108,4 meter dengan diameter 90 meter.
"Bendungan ini punya kapasitas 6 miliar kubik air. Yang berasal dari Waduk Saguling, Waduk Cirata, dan Waduk Juanda. 80 persen air kebutuhan air di Jakarta, dipenuhhi dari sini, melalui sungai Citarum," kata Reni ditemui di bendungan tersebut, Selasa (29/9/2015).
Sementara, dari 6 miliar kubik air tersebut, bisa memenuhi untuk kebutuhan 80 persen irigasi dan sisanya, untuk minum, perikanan, dan lainnya.
"Kalau Aetra, 100 persen kebutuhan bahan bakunya dari sini juga," katanya.
Kebutuhan Saat Kemarau
Sementara itu, Direktur Perum Jasa Tirta II, Herman Idrus, mengatakan, meskipun kemarau, pihaknya tetap memiliki persediaan air yang cukup.
"Kenapa kami tetap bisa memberikan pasokan air saat kemarau? Karena kami menampung air disaat musim hujan dan mengalirkannya saat kemarau. Memang Jati Luhur tidak terlalu besar. Tapi kita punya waduk dengan tampungan 6 miliar kubik air," kata Herman, dalam acara PT Aetra Air Jakarta Ajak Jurnalis Kawal Air Bersih di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (29/9/2015).
Menurut Herman, Waduk Jati Luhur, mampu mengalirkan air 162 liter per detik (lpd). Bahkan, ia menyebutkan, bahwa jumlah air tersebut, sama dengan debit Sungai Ciliwung yang membanjiri Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150929-bendungan-jatiluhur_20150929_212522.jpg)