Anak SD Tewas Dipukul Temannya
Kak Seto : Guru Tidak Peka, Bentuk Satgas Perlindungan Anak
Seto Mulyadi menganggap pihak sekolah tidak peka dalam kasus perkelahian yang berakhir dengan tewasnya Noor Anggra Ardiansyah (8) di SDN 07 Pagi.
WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, menganggap pihak sekolah tidak peka dalam kasus perkelahian yang berakhir dengan tewasnya Noor Anggra Ardiansyah (8) di SDN 07 Pagi Kebayoran Lama Utara, Jumat (18/9/2015).
Guru tak peka dan tak tahu caranya menangani anak yang terlibat konflik.
Apalagi, kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini, peristiwa kekerasan yang dilakukan R (Richard,red) ini bukan baru pertama kali terjadi.
Tapi sudah beberapa kali, tapi pihak sekolah tak merespon. Richard dan Ardiansyah diketahui memang kerap berkonflik sejak kelas 1 SD.
Mereka kerap saling ejek dan berakhir dengan perkelahian.
Semestinya, kata Kak Seto, ketika anak sudah mulai kerap melakukan kekerasan kepada teman-temannya di sekolah, guru harus merespon.
"Bisa dengan memisahkan kedua anak itu, atau Memanggil orangtuanya. Dan apabila sudah tidak bisa lagi, maka harus dikeluarkan dari sekolah dan pindah ke sekolah lain," kata Kak Seto ketika dihubungi Wartakotalive.com, Sabtu siang.
Makanya, Kak Seto menilai ada kelalaian yang dilakukan guru dalam kasus ini.
"Tugas guru bukan hanya mengajar pelajaran, tapi juga mengajarkan etika anak dan itulah yang lebih penting," kata Kak Seto.
Makanya, Pihak Pemerintah harus mulai memperhatikan lagi kualifikasi guru bukan hanya dari sisi mengajar.
Tapi guru harus pula mampu menyelesaikan konflik anak dengan anak, dan menumbuhkan etika serta sikap yang baik untuk anak yang didiknya.
Lebih lanjut, Kak Seto menambahkan, melihat guru yang kurang peka menyelesaikan konflik-konflik yang dialami siswa, maka sudah seharusnya mulai dipikirkan untuk mendirikan Satgas Perlindungan Anak di setiap sekolah.
Satgas ini, kata Kak Seto, bisa berasal dari orangtua siswa, maupun aktivis anak di tiap wilayah. Dan tugasnya mengawasi setiap masalah sosial anak di sekolah.
"Jadi Satgas inilah yang harus mengawasi ketika ada anak yang berkonflik dengan anak, atau ada hal-hal berbau bullying. Lalu kemudian menyelesaikannya," kata Kak Seto.
Sebelumnya, dua murid kelas 2B SDN 07 Pagi Kebayoranlama Utara, Richard dan Noor Anggra Ardiansyah (8) berkelahi saat lomba mewarnai di sekolah itu Jumat (18/9/2015) pagi.
Akhirnya Ardiansyah tewas akibat perkelahian itu. Luka di kepalanya terlalu parah. Dia meninggal saat tengah ditangani di RS Fatmawati, kemarin petang pukul 18.00.