Suud Rusli Pernah Suruh Teroris Umar Patek Kibarkan Bendera
Terpidana mati kasus pembunuhan bos PT Asaba, Suud Rusli ternyata sudah berubah menjadi sosok berwibawa dan teladan selama menghuni Lapas Porong
WARTA KOTA, TANGERANG - Terpidana mati kasus pembunuhan bos PT Asaba, Suud Rusli ternyata sudah berubah menjadi sosok berwibawa dan teladan selama menghuni Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kuasa hukum Suud, Boyamin Saiman pada Rabu (16/9) siang menjelaskan bahwa Suud yang dulu sangat ditakuti kini sudah nyaris berubah total.
"Dia sudah bisa jadi pembina olahraga dan kegiatan jasmani lain di dalam lapas. Dia berkelakuan baik dan tidak pernah membuat masalah selama menghuni lapas," kata Boyamin.
Bahkan, kata Boyamin, Suud juga dibilang menjadi pembina yang baik bagi penghuni lapas lainnya, mulai dari kelas maling sampai kelas teroris.
"Waktu upacara bendera saat kemerdekaan kemarin, Suud berhasil meminta terpidana kasus teroris, Umar Patek untuk menjadi petugas pengibar bendera," kata Boyamin.
Kelakuan baik dan keberhasilannya membina penghuni lapas lain pun membuat Suud pernah dihadiahi penghargaan.
"Dia juga benar-benar sudah menyesali perbuatannya. Tidak pernah berusaha kabur lagi seperti dulu," katanya.
Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, terpidana mati pembunuh bos PT Asaba, Suud Rusli dikabarkan tengah mengajukan gugatan Undang Undang Grasi ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meminta keringanan hukuman pidana mati yang dijatuhkan padanya. (Banu Adikara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150916suud-rusli-pernah-suruh-teroris-umar-patek-kibarkan-bendera_20150916_160224.jpg)