Jumat, 10 April 2026

Koordinator Go-Jek Bekasi Terkejut Anak Buahnya Minta Tip

Koordinator Go-Jek wilayah Bekasi, Painu mengaku terkejut saat mengetahui ada pengemudi Go-Jek yang memaksa diberikan uang tip.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Warga Bogor saat naik Go-Jek, Kamis (10/9). 

WARTA KOTA, BEKASI - Koordinator Go-Jek wilayah Bekasi, Painu mengaku terkejut saat mengetahui ada pengemudi Go-Jek yang memaksa diberikan uang tip.

Painu menegaskan, perusahaannya melarang keras bagi pengemudi Go-Jek meminta uang tip dengan cara apapun.

"Mau minta dengan halus atau maksa, tetap saja tidak dibolehkan. Kecuali, si penumpangnya sendiri yang berinisiatif memberi uang tip," ujar Painu kepada Warta Kota pada Senin (14/9/2015).

Painu menduga, oknum pengemudi Go-Jek yang meminta uang tip dari rekutan di Gelora Bung Karno (GBK) beberapa waktu lalu.

Sebab perekrutan saat itu, calon pengemudi belum diberikan pembinaan ihwal larangan meminta uang tip.

"Saat perekrutan itu perusahaan hanya melakukan pemeriksaan berupa berkas, fisik sepeda motor dan kesehatan pengemudi," kata Painu.

"Sementara pembinaan dilakukan oleh paguyuban tempat pengemudi itu mangkal. Kemungkinan dia lolos dari pembinaan yang kami berikan," tambah Painu.

Dia menambahkan, bakal mencari tahu identitas pengemudi Go-Jek tersebut.

Setelah itu, akan dilaporkan ke perusahaan guna diberi sanksi.

Karena ulah dari oknum itu, kata Painu, bisa menjelekkan nama baik perusahaan Go-Jek.

Painu pun mengimbau, bila penumpang merasakan hal demikian bisa melaporkan kejadian ini ke perusahaan.

Dengan cara, mengisi kolom komentar di aplikasi ponselnya usai diantar pengemudi.

Dari situ, perusahaan akan langsung menindak tegas sang pengemudi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved