Senin, 20 April 2026

Tips Kesehatan

Cara Mudah Atasi Bibir Kering dan Pecah

Agar terbebas dari masalah dari bibir kering ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

andapoenya
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pada saat kemarau dan panas seperti sekarang ini, memberikan dampak pada tubuh kita. Terutama yang sangat bisa terlihat pada bibir.

Kalau Anda perhatikan, bibir akan terasa kering dan pecah-pecah, tak jarang disertai rasa perih.

Agar terbebas dari masalah yang bikin nggak enak ini berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi bibir kering :

Hindari kebiasaan menjilat bibir

jilat

Mungkin anda berpendapat bahwa dengan membasahi bibir dengan air liur anda membuat keadaan kulit bibir terasa lebih nyaman.

Sebaliknya tindakan ini dapat menyebabkan bibir anda akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Hal ini di sebabkan hilangnya minyak alami yang dihasilkan bibir guna melindunginya.

Lebih baik gunakan lip balm pahit yang tidak beraroma, untuk menghindari keingina menjilat bibir yang disebabkan oleh aroma lip balm yang enak.

Minum air putih secukupnya

Dehidrasi yang menjadi salah satu penyebab kulit kering dan bibir pecah-pecah dengan minum air putih.

Selain itu usahakan menghindari makanan pedas dan terlalu asin dulu selama masa perawatan

Hindari kafein dan rokok

Selain memiliki pengaruh yang sangat buruk bagi tubuh kita, hindari minuman berkafein, alkohol dan merokok, karena rokok juga dapat mengeringkan minyak alami pada bibir yang berfungsi untuk melindungi bibir sehingga bibir akan terlihat kusam dan menghitam.

Gunakan pelembab bibir

Gunakan sesuai kebutuhan agar bibir tetap bisa tampil segar dan sehat selama berpuasa.

Bersihkan bibir sebelum tidur

Caranya adalah ambil handuk dan rendam dalam air hangat setelah itu gosokkan perlahan-lahan pada bibir untuk mengangkat kulit mati yang menyebabkan bibir pecah-pecah.

Setelah halus, gunakan pelembap bibir yang berguna untuk menutrisi bibir saat tidur.

Atasi sariawan

Mereka yang terserang sariawan disarankan untuk tidak menggunakan albothyl.

Sebab albothyl akan mematikan jaringan sel di sekitar luka sariawan. Hal itu menyebabkan luka sariawan pun lama sembuh.

Oleh karena itu lebih baik mengolesi madu pada luka sariawan sebagai upaya penyembuhan.

"Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)menyarankan untuk tidak menggunakan albothyl. Lebih baik gunakan madu," kata Business Development Director PT Deltomed Laboratories, Dr Abrijanto SB, di Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Abrijanto menjelaskan, sariawan adalah panas dalam atau stomatis aftosa rekuren (SAR).

Sariawan itu berupa luka yang terjadi berulang-ulang pada mukosa mulut dengan karakteristisk putih kekuningan.

Penyakit sariawan itu dapat menyerang selaput lendiri pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah serta langit-langit atau palatum di dalam rongga mulut.

"Berdasarkan jenis sariawan itu ada tiga yakni minor, mayor, dan herpetiformis. Sariawan itu dapat sembuh dengan sendirinya, karena itu banyak minum air putih. Lama sariawan itu paling lama dua minggu," tuturnya.

Dikatakan Abrijanto, upaya pencegahan terserang sariawan dengan melakukan pola hidup sehat.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved