Tips Kesehatan
Jangan Cukur Habis Bulu Kemaluan, Ini Alasannya
Tidak dilarang mencukur bulu kemaluan. Tapi juga jangan sampai habis karena punya fungsi yang penting lho
WARTA KOTA, PALMERAH - Bulu kemaluan merupakan satu sign atau tanda yang menerangkan bahwa telah datangnya kematangan (pubertas) pada seorang laki-laki atau perempuan.
Hadirnya rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan, sebenarnya bukan suatu masalah karena hal tersebut merupakan kodrat alamiah yang dialami oleh semua orang.
Akan tetapi kadang-kadang untuk sebagian orang (khususnya wanita) hadirnya bulu di sekitar kemaluan membuat mereka tidak nyaman dan risih.
Sehingga ada sebagian wanita yang berusaha untuk menghilangkan bulu kemaluannya dengan cara mencukur atau mengobatinya secara permanen, sehingga tidak bisa tumbuh lagi.

Sebenarnya bukan tidak boleh mencukur atau membersihkan bulu kemaluan, apalagi dalam Agama Islam, Nabi mengajurkan kita untuk selalu menjaga kebersihan diri, salah satu nya adalah mencukur rambut kemaluan secara teratur.
Akan tetapi menghilangkannya sama sekali juga tidak baik, kenapa? Karena hadirnya bulu atau rambut di sekitar kemaluan ternyata mempunyai banyak fungsi untuk kesehatan kita.
Seperti halnya rambut yang mempunyai banyak manfaat untuk tubuh kita, maka demikian juga halnya bulu bulu yang tumbuh di sekitar kemaluan kita.
Adapun beberapa manfaat atau fungsi dari tumbuhnya bulu-bulu di sekitar kemaluan kita diataranya:
1. Memberikan kehangatan
2. Sebagai penampakan dari proses kematangan seksual (pubertas)
3. Mengurangi gesekan saat berhubungan intim
4. Pelindung wilayah disaerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan ini karena wilayah ini cukup sensitif (terutama vagina)
5. Pengumpulan dari pengeluaran feromon (zat kimia yang mengatur perilaku seks)
Meski letak dari rambut kemaluan bisa dikatakan tersembunyi (private area) bukan berarti rambut di area kemaluan lepas dari perhatian seperti kita merawat rambut di daerah lainnya seperti rambut kepala atau bulu ketiak.
Pria terlebuh wanita, kebersihan dan kerapian rambut kemaluan harus dijaga sebaik mungkin melihat fungsi dari rambut kemaluan tadi.

Tentunya caranya tidak boleh semaunya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat bulu atau rambut di kemaluan yakni ;
1.Tidak dianjurkan untuk mencabut atau mencukur dengan cara yang tidak tepat pada rambut kemaluan karena dengan mencabut atau mencukur rambut kemaluan bisa menimbulkan lubang kecil (luka iritasi) akibat perlakuan tersebut.
Lubang atau luka kecil ini akan menjadi pintu masuk kuman atau jamur (terutama pada cewe yang mudah sekali mengalami lembab di vagina) yang nantinya bisa menyebabkan infeksi di kulit daerah intim Anda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150725-vagina_20150725_202342.jpg)