Formula 1
Hamilton Bebas Hukuman
Setelah sempat diinvestigasi, pembalap Mercedes Lewis Hamilton akhirnya dipastikan menjadi pemenang balapan Formula 1
WARTA KOTA, MONZA - Setelah sempat diinvestigasi, pembalap Mercedes Lewis Hamilton akhirnya dipastikan menjadi pemenang balapan Formula 1 putaran ke-12 di Sirkuit Monza, Minggu (6/9).
Kemenangam Hamilton dengan catatan waktu 1 jam 18 menit dan 00.688 detik di Monza, sempat dianggap ilegal, karena tekanan ban kiri belakang pembalap asal Inggris itu dinilai kurang, sehingga dianggap menyalahi regulasi keselamatan.
Setelah melakukan pemeriksaan nyaris dua jam, para stewards akhirnya memutuskan untuk memastikan kemenangan Hamilton.
“Mendengar dari delegasi teknik, perwakilan tim, dan mekanik tim Pirelli, stewards memutuskan bahwa tekanan ban yang bersangkutan berada pada batas minimum start yang direkomendasikan oleh Pirelli, saat dipasangkan ke mobil. Oleh karena itu, stewards memutuskan untuk tidak mengambil tindakan lebih lanjut,” jelas stewards dilansir Crash.net.
“Stewards merekomendasikan produsen ban dan FIA bertemu untuk membuat panduan jelas dalam protokol pengukuran tekanan ban,” imbuh pihak stewards.
Hamilton mengaku tak percaya bahwa perbedaan tekanan ban pada Mercedes-nya berpengaruh pada penampilannya di GP Italia.
“Pirelli akan membuktikan bahwa mereka tidak membuat perbedaan, terutama pada satu ban. Jika itu terjadi pada semua ban, mungkin Anda bisa berdebat soal hal ini. Akan menjadi sangat memalukan (jika saya didiskualifikasi), tapi akhirnya itu bukan alasan kami menang. Kami menang karena kami tercepat,” tegas pembalap berjuluk Si Bos itu.
Rekan setim Hamilton, Nico Rosberg gagal finis di Monza, karena mesin mobilnya bermasalah saat balapan tinggal sisa dua lap. Kala itu, ia sedang berupaya menyalip Sebastian Vettel untuk merebut posisi kedua.
“Kami membuat langkah besar ke arah yang salah, saat saya justru butuh poin untuk mengejar. Ini kekalahan besar musim ini. Tapi saya akan terus berusaha, saya tidak mengenal kata menyerah. Saya akan terus berjuang memenangi sisa balapan,” tutur Rosberg usai balapan.
“Sangat mengecewakan. Ini bahkan bukan masalah mesin, tapi masalah sasis yang membuat saya harus mengganti mesin. Mesin meledak hanya dua lap sebelum finis sungguh tak bisa dipercaya, itu lebih dari mengecewakan,” keluhnya.
Kegagalan Rosberg mencapai finis membuat selisih poinnya dengan Hamilton bertambah jadi 53 angka. Ditanya soal keunggulannya dari Rosberg, Hamilton enggan berkomentar.
“Saya tidak memedulikan itu. Saya pikir penampilan kami, kinerja saya, saya harus benar-benar angkat topi untuk tim saya: mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama dua tahun terakhir, dan saya belum cukup berterima kasih kepada mereka. (pen)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150604lewis-hamilton-usung-kebangkitan2_20150604_160708.jpg)