Tip Sehat
Waspadai Risiko Kesehatan Pekerjaan Anda
Profesi yang kita geluti sehari-hari bukan hanya mendatangkan penghasilan, tapi juga risiko kesehatan.
WARTA KOTA, PALMERAH - Profesi yang kita geluti sehari-hari bukan hanya mendatangkan penghasilan, tapi juga risiko kesehatan.
Tiap profesi memiliki risikonya sendiri.
Sudah lama diketahui bahwa orang yang pekerjaannya mengharuskan ia untuk berdiri lama, misalnya penata rambut, guru, atau ahli bedah, lebih rentan pada penyakit varises.
Tapi mereka yang banyak duduk juga tak luput dari risiko penyakit, misalnya saja diabetes melitus atau penyakit jantung.
Berikut adalah beberapa risiko penyakit yang dihadapi beberapa profesi.
Pembuat roti
Sekitar 10 persen penyakit asma pada orang dewasa dipengaruhi oleh pekerjaan mereka.
Salah satu yang berisiko besar adalah pembut roti.
Protein dalam tepung yang terhirup bisa dianggap zat asing oleh tubuh sehingga menyebabkan respon alergi.
Selain pembuat roti, pekerjaan yang beresiko besar menyebabkan asma antara lain orang yang banyak berurusan dengan hewan atau pun penata rambut.
Guru
Guru lebih rentan mengalami gangguan pada suara. Ini karena mereka kerap harus meninggikan suaranya di kelas.
"Kombinasi antara bicara keras dan terlalu sering bisa menyebabkan banyak hal, mulai dari suara serak, atau rasa terbakar di tenggorokan," kata Declan Costello, dokter spesialis THT.
Suara serak dan nyeri di tenggorokan juga bisa menjadi tanda adanya nodul.
Kondisi tersebut juga sering dialami penyanyi. Untuk mengatasinya diperlukan kontrol suara.
Namun jika beberapa bulan tidak hilang, maka tindakan operasi diperlukan.
Penata rambut
Paparan berbagai zat kimia membuat seorang penata rambut rentan pada berbagai gangguan kesehatan, misalnya saja asma, iritasi kulit, atau kulit meradang.