Daging Sapi Langka

Kasus Feedloter di Polda Metro Jaya Mandek

Polisi belum bisa meningkatkan statusnya ke penyidikan, sehingga masih tetap di tahap penyelidikan.

Warta Kota/Banu Adikara
Sejumlah sapi siap potong milik peternakan sapi PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Penanganan kasus Feedloter yang diduga membuat melambungnya harga daging sapi di Polda Metro Jaya masih mandek.

Polisi belum bisa meningkatkan statusnya ke penyidikan, sehingga masih tetap di tahap penyelidikan.

Tahapan akan ditingkatkan ke penyidikan apabila ditemukan alat-alat bukti baru.

"Sampai saat ini masih penyelidikan. Namun, apabila ditemukan alat bukti baru bisa ditingkatkan ke penyidikan. Doakan dalam waktu tidak lama lagi," ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mudjiono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (24/8).

Untuk menemukan bukti-bukti baru itu, kata Mujiyono, Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

"Kami saling memberikan masukan sehingga lancar dan efektif dalam tahap penyelidikan dan penyidikan," ucap Mujiyono.

Selain itu untuk menemukan bukti baru yang mengarah untuk menjadikan seseorang sebagai tersangka, ucap Mujiyono, pihaknya sudah meminta keterangan para saksi ahli.

"Sampai saat ini sudah 2 saksi ahli kami mintai keterangan," ucap Mujiyono.

Kemudian, pihaknya juga sudah memintai keterangan 11 orang yang terkait usaha penggemukan sapi (feedlot).

Mulai dari pemilik usaha, bagian keuangan dan bagian operasional.

Sampai sejauh ini, kasus feedloter Polisi baru menemukan bukti ada ribuan ekor sapi yang ditimbun alias tak dipotong di lokasi penggemukan sapi.

Padahal sapi-sapi itu sudah siap potong. Sehingga Polisi menduga inilah yang menyebabkan kelangkaan daging sapi yang berimbas pada mahalnya harga daging sapi di pasaran.

Namun bukti-bukti itu belum cukup untuk mentersangkakan seseorang dan menaikkan status kasus ini ke penyidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni, amat mendukung Polda Metro Jaya yang berkomitmen menuntaskan kelangkaan daging sapi.

Dia menilai pengusutan kasus kelangkaan daging sapi sampai tuntas diharapkan membuat daging sapi tidak langka di pasar dan masyarakat terjangkau untuk membeli.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved