Konsultasi
Efek Samping Kemoterapi
Seperti juga tindakan medis lain, kemoterapi perlu diberikan oleh dokter yang telah mempunyai pengalaman dalam memberikan kemoterapi.
Oleh DR Samsuridjal Djauzi
Suami saya berumur 56 tahun, sejak tiga bulan yang lalu dia mengeluh lekas lelah dan badannya demam. Dia telah berobat ke dokter dan dokter memperkirakan dia terlalu capek dan mungkin terkena infeksi.
Meski sudah istirahat di rumah selama seminggu, rasa lelah tak berkurang, bahkan demam semakin jelas. Di lehernya ada pembengkakan.
Suami saya kemudian berkonsultasi pada dokter spesialis penyakit dalam dan dianjurkan menjalani pemeriksaan lengkap.
Di samping pemeriksaan darah, juga dilakukan pemeriksaan biopsi di tempat pembengkakan. Kemudian dilakukan lagi pemeriksaan darah yang lebih menjurus ke pemeriksaan kanker.
Selain itu, diperlukan pemeriksaan radiologi, bahkan pemeriksaan CT scan. Akhirnya, dokter mendiagnosis suami saya terkena kanker kelenjar getah bening. Terapi yang dianjurkan adalah pengobatan dengan kemoterapi.
Salah seorang anggota keluarga menganjurkan agar suami saya berobat ke pengobatan alternatif. Dia menjalani selama sebulan, tetapi keadaan penyakitnya semakin parah. Sekarang suami saya pasrah dan bersedia menjalani kemoterapi.
Apakah kemoterapi sudah sering dilakukan di Indonesia. Apakah manfaatnya serta apa pula bahayanya. Terima kasih atas penjelasan Dokter.
D di J
Kemoterapi merupakan salah satu cara pengobatan kanker di samping operasi, radioterapi, terapi hormonal, dan terapi biologik.
Adakalanya diperlukan terapi campuran, misalnya sesudah operasi dilakukan kemoterapi dan sebagainya. Semua cara pengobatan ini sudah diuji melalui uji klinik.
Cara pengobatan tersebut dipilih karena manfaatnya jauh lebih besar daripada bahaya atau efek sampingnya.
Tujuan pengobatan kanker dengan cara operasi adalah mengangkat jaringan kanker secara keseluruhan.
Oleh karena itu, biasanya operasi pada kanker hanya dilakukan jika kanker masih terbatas di satu tempat dan belum menjalar ke tempat lain.
Adapun kemoterapi dan radioterapi bertujuan untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150819efek-samping-kemoterapi_20150819_074114.jpg)