Breaking News:

Daging Sapi Langka

Kasudin KPKP Jakut Monitoring Setiap Pasar

Daging masih marak di jual di supermarket-supermarket terdekat. Hanya saja, harga dagingnya masih terlampau mahal.

Panji Baskhara Ramadhan
Operasi daging murah yang diserbu warga di Kelapa Gading, Selasa (11/8). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Kelangkaan daging sapi lokal dan impor hingga kini masih menjadi polemik bagi warga, pedagang, hingga Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Una Rusmana, bakal melakukan monitoring di setiap pasar di Jakarta Utara.

"Kami mau monitoring, pasar-pasar mana saja yang pedagang dagingnya pada mogok, setelah itu kami mendata," ucapnya saat dihubungi wartakotalive.com, Selasa (11/8).

Menurut dia, daging masih marak di jual di supermarket-supermarket terdekat. Hanya saja, harga dagingnya masih terlampau mahal.

"Yang masih ada itu ya supermarket mas. Itupun warga sekaligus pedagang, seperti tukang bakso dan lain-lain gak mungkin juga belinya di supermarket. Karena pastinya mengikuti harga naiknya itu daging. Kisaran Rp 130-an ribu ke atas per-kilogramnya," ujarnya.

Monitoring wilayah, jelas Una, agar diketahui ketersediaan daging di pasaran. Usai melakukan monitoring, pihaknya bakal mengetahui warga di wilayah mana yang sulit mendapatkan daging.

"Misal, di Sunter banyak pedagang daging gak jualan, yasudah kita gelar juga operasi daging murah di Sunter. Ini mengantisipasi kelangkaan daging sapi," ungkapnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved