Pilkada Tangsel
JPTS akan Awasi Pasangan Airin-Benyamin
Airin-Benyamin wajib dipantau karena rentan menggunakan anggaran untuk kepentingan kampanye.
WARTA KOTA, TANGERANG - Jaringan Pemilih Tangerang Selatan (JPTS) menegaskan akan mengawasi Pilkada Tangsel 2015, khususnya pasangan petahana Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.
Ketua JPTS, Ali Irfan dalam rilisnya pada Kamis (30/7) mengatakan, pergerakan Airin-Benyamin wajib dipantau karena rentan menggunakan anggaran untuk kepentingan kampanye.
"Airin akan kami awasi ekstra ketat, mengingat ada potensi penggunaan APBD Tangsel untuk kepentingan kampanye Airin selaku incumbent," kata Ali.
Alasan pengawasan Airin, kata Ali, tidak lepas dari sejumlah kasus korupsi yang tengah membelit keluarga dan lingkungan kerjanya. Hal tersebut, kata Ali, juga berpotensi membuat Airin kehilangan suara saat pilkada nanti.
"Airin yang terlilit banyak kasus korupsi yang melibatkan suami dan kakak iparnya jelas menjadi titik lemah yang bakal dimanfaatkan oleh banyak kelompok kepentingan. Airin diperkirakan bakal tergerus suaranya jika banyak kelompok kepentingan bekerja untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas perihal praktik korupsi di Tangsel," katanya.
Ali mengatakan bahwa pihaknya sangat berharap pilkada kali ini bisa berjalan demokratis, serta minim pelanggaran dan kecurangan.
"Kami tidak ingin praktik kecurangan pilkada periode sebelumnya kembali terjadi pada pilkada tahun ini. Kami juga berharap masyarakat bisa ikut kritis pada pilkada nanti," katanya.
Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2010 lalu meminta KPU Tangsel melakukan pilkada ulang karena pasangan Airin-Benyamin terbukti melakukan kecurangan karena melibatkan mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. (Banu Adikara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150724walkot-tangsel-airin-di-acara-silahturahmi-antar-umat-beragama_20150724_161314.jpg)