Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Muktamar ke-XIX Mathla'ul Anwar
Presiden Jokowi dijadwalkan membuka muktamar ke-XIX Mathla'ul Anwar pada 8 Agustus 2015 sekaligus peringatan ke-102 berdirinya ormas keagamaan itu.
WARTA KOTA, PANDEGLANG - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka muktamar ke-XIX Mathla'ul Anwar (MA) pada 8 Agustus 2015 yang juga sekaligus peringatan ke-102 berdirinya ormas keagamaan tersebut.
"Saya sudah menghadap Pak Jokowi dan beliau menyampaikan kesiapannya untuk membukan muktamar, dan ini yang pertama kali muktamar MA akan dibuka oleh presiden," kata Ketua Umum Pengurus Besar MA KH Sadeli Karim MA ditemui usai menghadiri halal bi halal pengurus MA di Kampung Universitas Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Minggu (26/7/2015).
Menurut dia, sebelumnya selama empat kali berturut-turut pelaksanaan muktamar MA selalu dibuka oleh wakil presiden.
Sebelumnya, kata dia, Ketua Majelis Amanah MA KH Irsyad Juwaeli juga telah bertemua dengan Jokowi untuk menyampaikan undangan kehadiran dan membukan mutkamar tesebut.
"Jadi insya Allah Pak Jokowi akan hadir, karena ke saya dan ke Pak Irsyad juga telah menyampaikan kesiapannya," kata Sadeli yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal daerah pemilihan Provinsi Banten tersebut.
Ia juga menjelaskan pada pembukaan muktamar MA yang akan digelar di alun-alun Pandeglang akan dihadiri sekitar 120 ribu massa simpatisan MA.
Pemerntah provinsi dan Kabupaten Pandeglang juga mendukung kegiatan itu.
"Plt Gubernur Rano Karno dan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi juga telah siap mendukung menyukseskan muktamar MA ini, bahkan semua camat dan lurah/kades di Pandeglang akan hadir," ujarnya.
Ketua Wali Amanah MA KH Irsyad Juwaeli menyatakan telah menghadap langsung Presiden Jokowi dan menyampaikan undangan agar hadir sekaligus membuka muktamar MA, dan presiden telah menyetujuinya.
"Pada Agustus 2015 presiden akan menghadiri acara tiga ormas besar Islam, yakni pada 1 Agustus acara Nahdhlatul Ulama di Jombang, 8 Agustus muktamar MA di Pandeglang dan 13 Agustus acara Muhamadiyah di Makassar," katanya.
Irsyad juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang untuk menyukseskan kegiatan tersebut. (Antara)