Sabtu, 25 April 2026

Mahasiswa Tewas di Danau UI

Ayah Jibril Sebut Pembunuh Akseyna Danau Kenanga UI

Ayah Ahmad Jibril, Nanang Jamaludin, berkicau di twitter soal kedekatan anaknya dengan Akseyna

WARTA KOTA, SEMANGGI - Ayah Ahmad Jibril, Nanang Jamaludin, berkicau sebanyak 41 kali di Twitter.

Dia menceritakan kedekatan Jibril dan Akseyna, sedikit keanehan hubungan Akseyna dan ayahnya.

Serta di akhir kicauannya yang Ia beri nomor urut 41, Nanang menyebut pembunuh Akseyna adalah Danau Kenanga Universitas Indonesia (UI).

Lokasi Akseyna ditemukan tewas mengambang dengan tas berisi enam batu seberat 14 kilogram. Nanang percaya Akseyna tewas bunuh diri.

Nanang memiliki twitter dengan akun @Aa_Nanang. Followernya baru sebanyak 24 akun.

Di awal kicauannya, Nanang menceritakan betapa dekatnya Akseyna dan Jibril. Dia bercuit bahwa Jibril dan Akseyna bertemu saat awal daftar ulang di UI.

Kemudian saat sama-sama tinggal di Asrama UI, kamar keduanya bersebelahan, dan Jibril selalu membangunkan Akseyna saat Salat Subuh.

Bahkan Akseyna tak pernah mengunci kamarnya agar Jibril bisa masuk dan membangunkannya.

Selama Akseyna berteman dengan Jibril, Nanang berkicau bahwa Akseyna tak pernah mau menjawab telepon dari ayahnya.

Namun apabila bukan ayahnya yang menelepon, Akseyna akan mengangkat telepon itu.

Kemudian Nanang juga berkicau bahwa Akseyna pernah cerita ke Jibril bahwa Dia tak merasa punya tujuan hidup. Sebab apa yang dijalaninya bukan atas kemauannya.

Soal itu, Nanang berkicau begini '16. ketika masuk SD nak #Akseyna belajar yg rajin ya, biar pintar, nanti biar masuk SMP paporit, di SMP nak belajar yg rajin ya biar juara'. Dan 17. nanti ikut lomba biar juara, di SMA pun gitu juga, 'jadi apa yg aku peroleh selama ini unt siapa? habis kuliah inipun gak tau mau kmn?'. Begitu kicau Nanang dalam kicauan yang Ia beri nomor 16 dan 17.

Kemudian, selanjutnya Nanang menceritakan bahwa Akseyna pernah bercerita ke teman-temannya bahwa harus ada kejadian besar untuk mengubah sesuatu.

Selanjutnya Nanang juga bercuit soal Akseyna yang mengarang sebuah cerita fiksi berjudul GHOS BOY.

Cerita itu berkisah tentang seorang anak yang tak punya tujuan hidup dan akhirnya mengakhiri hidupnya dengan cara menenggelamkan diri di danau.

"Petunjuk-petunjuk ini diabaikan penyidik dalam kasus kematian Akseyna," kicau Nanang dalam kicauan yang Ia beri nomor urut ke 21.

Dan di akhir kicauannya ke 41, Nanang menyebut bahwa pembunuh Akseyna adalah Danau Kenanga UI.

Beginilah kicauannya : 41. Sbtlnya polisi tau eksekutor #Akseyna, cuma kalo ditangkap gak ada sel yg muat unt nampungnya. jadi galau dah.. DANAU KENANGA pelakunya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved