Ramadan 1436 H
Bedug Asyik Solo, dari Tukang Sapu Hingga Tukang Mainan
PT Sampoerna menggelar acara Bedug Asyik untuk memeriahkan bulan Ramadan.
Agung mengaku meski tak memiliki alat untuk latihan dirinya dan teman-teman berusaha latihan dadakan saja.
"Jadi kalau ibu-ibu marawis sudah selesai, kami pinjam alat-alatnya buat latihan. Gitu saja sih persiapannya," ucapnya.
Joko Gombloh selaku juri mengatakan, penilaiannya lebih kepada kekompakan masing-masing tim. Khususnya saat melakukan gerakan memukul bedug.
"Iya yang dilihat pukulannya, seirama tidak satu sama lain," ujar Agung.
Menurutnya acara semacam ini perlu untuk menampilkan keberagaman yang ada di Indonesia.
Lihat saja para peserta yang mengikuti acara ini, mereka berasal dari berbagai kalangan.
"Ini membuktikan justru sikap toleransi dan keberagaman adanya di akar rumput. Nah ini yang perlu dilestarikan dan menjadi contoh," tuturnya.(Wahyu Tri Laksono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bedug-asyik_20150710_135334.jpg)