Sabtu, 25 April 2026

Pesawat Jatuh

Kisah Nenek Sri yang Selamat dari Jatuhnya Hercules di Medan

Di antara korban tewas akibat jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, terdapat cerita menarik.

Editor: Lucky Oktaviano
Tribun Medan/Jefri Susetio
Nenek Sri (60) selamat dari ledakan pesawat Hercules yang jatuh di tempat kerjanya BS Okup di Jalan Jamin Ginting, Medan. 

WARTA KOTA, MEDAN -- Di antara korban tewas akibat jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, terdapat cerita menarik.

Seorang pekerja pelipat kain di BS Oukup, Medan, Sumatera Utara, Sri (60), selamat dari tragedi maut tersebut. Ia nyaris tertimpa pesawat berbadan bongsor itu saat terjerembab ke bumi.

Seperti dilansir Tribun Medan, Sri tampak meneteskan air tatkala menceritakan tentang upayanya menyelamatkan diri dari tragedi jatuhnya pesawat Hercules C-130.

"Saat pesawat jatuh, saya sedang bekerja melipat pakaian. Tapi, tiba-tiba mendengar suara pesawat yang keras dan terasa pendek. Awak (saya--Red) langsung keluar (gedung)," katanya saat ditemui di Jalan Jamin Ginting, Rabu (1/7/2015).

Selain itu, lanjut Sri, tepat keluar gedung BS Oukup, pesawat langsung menghantam gedung tempatnya bekerja. Karena itu, berbagai berbatuan terbang hingga beberapa meter.

Bahkan, api langsung membumbung tinggi hingga lima meter.

"Waktu keluar ruangan di bagian belakang, tiba-tiba pesawat jatuh. Suaranya keras kali, batu sudah terbang dan getarannya kayak gempa gitu. Makanya awak sampai terjatuh dan diselamatkan pekerja hotel Beraspati, ada pekerja yang angkat saya," ujarnya.

Istirahat

Sri menambahkan, tak berapa lama tragedi itu berlangsung, ia beristirahat ke Hotel Beraspati yang berada tepat di sisi kanan tempatnya bekerja.

Bahkan, hingga larut malam badannya masih bergemetar lantaran teringat peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu.

"Saya bergitu terpental sudah pasrah kepada Allah. Makanya, anak saya ada menelepon dan saya tanya kabar saya. Kemudian saya jelaskan kejadian tadi. Setelah itu, keluarga menjemput untuk dibawa berobat ke rumah sakit," katanya.

Sri menuturkan, ketika pesawat Hercules menimpa BS Oukup, masih banyak pekerja serta tamu yang berada di dalam kamar ataupun ruangan gedung.

Namun, dia tak mengetahui total jumlah pekerja dan tamu yang berada dalam gedung.

"Saya enggak tahu berapa orang di dalam gedung. Tapi banyak, ada 20-an orang. Karena saat kejadian masih banyak tamu yang datang. Makanya mungkin semua pekerja dan tamu meninggal dunia," ungkapnya.

8 Mayat

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved