Kamis, 7 Mei 2026

Cara Pilih Bahan Batu Bacan Doko yang Baik

Penggemar batu permata atau batu mulia pasti telah paham apa itu batu Bacan. Gimana cara memilih yang asli?

Tayang:
Majalah Indonesian Gamestone
Bahan Batu Bacan Doko 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penggemar batu permata atau batu mulia pasti telah paham apa itu batu Bacan.

Batu berwarna hijau dengan corak hitam di beberapa bagiannya tersebut kini sedang jadi primadona.

Keindahan batu Bacan yang sering disebut juga batu Giok Indonesia itu bahkan telah terdengar hingga ke Taiwan dan Tiongkok, menyebabkan permintaan dan harga batu tersebut melonjak tajam.

Batu asal Maluku Utara ini telah dikenal dunia sebagai batu permata berkualitas unggulan dan membuat batu ini sering menjadi incaran para gemslover.

Hanya saja untuk harga dibawah 1 jutaan masih belum bisa memperoleh batu yang terbilang sempurna dan umumnya masih ada banyak warna hitam didalamnya.

Memilih bahan batu bacan terutama bacan doko yang baik harus dilakukan dengan hati-hati.

Apalagi dengan semakin meningkatnya permintaan batu bacan doko akhir-akhir ini, semakin banyak bahan batu bacan doko muda yang menggelontor pasaran batu mulia.

Tidak ada yang bisa disalahkan. Ditengah permintaan yang meningkat drastic, sementara pasokan bahan batu bacan doko berkualitas yang terbatas, membuat orang “memaksakan” bahan batu bacan muda dijual ke pasaran.

Sayangnya lagi, tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, banyak penggemar batu mulia yang “tertipu” dengan bahan batu bacan palamea muda yang tidak berkualitas.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk memilih bahan batu bacan doko yang baik, yaitu :
1. Usahakan memilih bahan dalam keadaan kering. Dalam keadaan kering, maka kondisi batu aslinya lebih mudah terlihat.

Penjual bahan batu bacan doko berkualitas, tidak akan takut menggelar dagangannya dalam keadaan kering

2. Perhatikan warnanya. Pilih bahan batu bacan doko yang berwarna cerah dan tidak kusam. Bacan doko umumnya berwarna hijau sampai Hijau tua.

Jangan memilih bahan batu bacan pdoko yang cenderung “putih”. Karena ini menunjukkan bahan batu masih muda

3. Pilih batu yang lebih berat diantara yang ada. Bahan Batu bacan doko yang sudah tua / mengkristal, lebih berat dibanding yang muda

4. Gunakan senter yang terang. Senter bahan batu bacan doko secara menyeluruh. Perhatikan seberapa besar iklusi / kotoran yang ada dalam batu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved