Kapolda Jabar: Puluhan Orang Mati Sia-sia karena Miras
Kapolda Jawa Barat, Irjen Moh Iriawan mengatakan, puluhan orang mati sia-sia akibat mengkonsumsi minuman keras
Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, BOGOR - Kapolda Jawa Barat, Irjen Moh Iriawan mengatakan, puluhan orang mati sia-sia akibat mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan di wilayah Jawa Barat.
"Kalau bahasa sundanya, paeh sia-sia (mati sia-sia). Dia Garut dan Tasikmalaya, puluhan orang mati karena mengkonsumsi miras oplosan," ujar Iriawan saat menyampaikan sambutan pemusnahan belasan ribu miras di Mapolres Bogor, Senin (18/5/2015).
Kapolda mengatakan, kejadian tewasnya 21 orang di Garut dan Tasikmalaya akibat mengkonsumsi miras oplosan menjadi pelajaran berharga dan harus disikapi secara serius oleh seluruh polres di wilayah Polda Jawa Barat.
"Ini tidak main-main, pengaruh miras sangat merugikan masyarakat. Karena itu, polisi bersama TNI, Pemda dan unsur masyarakat lainnya akan terus memberantas peredaran minuman keras," katanya.
Untuk memberantas miras kata Kapolda, dia sudah menginstruksikan seluruh tempat hiburan di Bandung untuk membatasi jam operasional.
"Meski aturan tersebut banyak ditentang oleh pihak-pihak yang tidak suka tempat usahanya dibatasi," ujar jenderal bintang dua tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda bersama Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto memusnahkan sebanyak 13.623 botol miras berbagai merek menggunakan alat berat.
Kapolda sendiri yang menjalankan alat berat tersebut untuk melindas botol miras tersebut."Ini hasil operasi selama dua pekan yang dilakukan Polres dan polsek di wilayah Kabupaten Bogor," ujar Suyudi Ario Seto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150518-pemusnahan-miras-di-mapolres-bogor_20150518_114342.jpg)