Jumat, 8 Mei 2026

Menikmati Waffle Belgia Dalam Suasana Rumahan

Menikmati waffle sambil jalan-jalan itu berasa kayak di Belgia deh. Tapi tak perlu pergi ke sana, di Grand Indonesia juga ada

Tayang:
Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Ichwan Chasani
Waffle ala Petit Julien 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Di negeri asalnya, Belgia, waffle adalah makanan selingan yang biasanya dinikmati dengan cara sederhana, tinggal digenggam bungkusnya dan dikunyah kuenya sembari jalan-jalan.

Di negeri tersebut, menikmati waffle dengan duduk santai sembari ngobrol bisa dirasakan di gerai Petit Julien.

Gerai ini terletak di Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, persisnya di lantai lower ground, area Food Hall, West Mal.

Tempatnya sih kecil, seperti toko kue rumahan. Tapi di sini pengunjung tidak akan kehilangan suasana yang nyaman. Di dalam gerai itu, disediakan empat meja marmer bulat. Masing-masing meja dipadukan dengan sepasang kursi dari bahan rotan.

Di teras, ada tiga set perabot serupa. Masih ada tambahan satu set sofa yang bisa menampung empat orang.

“Di Belgia sendiri biasanya waffle itu memang grab and go, tapi di sini, karena konsumen lebih suka menikmati makanan sembari duduk, kami sediakan meja kursi,” tutur Rica O Darmawan, Brand & Business Development PT Rasabel, pengelola Petit Julien.

Side street cafe

Rica menyebut, meski berada di area Food Hall, gerai itu mengusung konsep side street café, alias tempat nongkrong pinggir jalan.

Maka terlihat lampu penerang pinggir jalan yang dipasang sebagai ornamen. Papan nama Petit Julien dipasang seperti layaknya papan nama pinggir jalan. Juga ada ilustrasi bangunan rumah di Brussel, Belgia yang ditempel di bagian kaca gerai tersebut.

aneka <a href='https://wartakota.tribunnews.com/tag/waffle' title='waffle'>waffle</a>

Kisah sebuah nama

Petit Julien itu sendiri, kata Rica, adalah sebutan lain dari Manneken Pis, nama ikon yang ada di Kota Brussel, Belgia. Bentuknya serupa sosok balita yang bertelanjang dada.

Alkisah, suatu saat terjadi kebakaran hebat yang melanda Kota Brussel. Muncullah sosok Petit Julien yang menyirami kobaran api itu dengan caranya sendiri.

Usai menyelamatkan Kota Brussel, Petit Julien memutuskan menyebarkan resep favoritnya ke seluruh dunia.

Pengelola menghadirkan resep asal Belgia itu ke Jakarta melalui gerai Petit Julien sejak Oktober 2014 lalu. “Fokus kami memang waffle dan cokelat khas Belgia,” kata Rica.

Dua jenis waffle

Di Petit Julien, ada dua jenis waffle, yaitu Brussels waffle dan Liège waffle. Keduanya sama-sama diambil dari nama kota asal waffle tersebut. Bedanya, Brussels waffle dicetak dengan bentuk persegi panjang, sedangkan Liège waffle bentuknya bulat dan lebih kecil.

Selain berbeda bentuk, keduanya juga berbeda rasa dan teksturnya.

Brussels waffle terasa tawar dan lebih renyah, sedangkan Liège waffle terasa lebih kenyal dan manis

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved