Senin, 13 April 2026

Penumpang Gelap Garuda

Latar Belakang Penumpang Bandara yang Keluar dari Ban Pesawat

Tujuan penumpang ini nekat melakukan aksinya, karena ia lahir di Jakarta namun belum pernah melihat kota Jakarta

WARTA KOTA, TANGERANG - Mario Steven Ambarita (21) seorang penumpang gelap yang bersembunyi di dalam roda pesawat Garuda Indonesia GA 177 Boeing 737-800 penerbangan asal Pekanbaru tujuan Jakarta di landasan pacu Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Pesawat yang ditumpanginya itu mendarat pada Selasa (7/4) sekitar pukul 15.15 WIB.

Pemuda berusia 21 tahun ini beralamatkan di Jalan Ki Hajar Dewantara, Desa Bagan Batu, Kecamatan Sinemba, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Ia mengaku lulus sekolah dari SMK Yapim Bagan Batu Rokan Hilir.

"Penumpang itu (Mario) pekerjaannya sebagai petani di kampungnya," ujar Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno Hatta, AKP Sutrisna saat ditemui Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa (7/4) malam.

Sutrisna menjelaskan kronologi penumpang gelap ini menumpangi pesawat hingga sampai dengan selamat ke tempat tujuan. Pukul 10.40 Mario melompat pagar Bandara Sultan Mahmud.

Kemudian ia mengendap masuk ke dalam roda pesawat di ujung landasan saat pesawat akan take off.

"Tujuan penumpang ini nekat melakukan aksinya, karena ia lahir di Jakarta namun belum pernah melihat kota Jakarta, sehingga ia ingin pergi ke Jakarta menumpangi pesawat itu," ucap Sutrisna.(Andika Panduwinata)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved