Rabu, 15 April 2026

Temuan Mayat

Surat Wasiat Tulisan Tangan Akseyna Diragukan

Saya sangat gak yakin Ace bunuh diri. Soalnya dia aktif di keagaaman dan agamis banget, kata Rosdiana.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK - Rosdiana (18), teman serumah kos Akseyna Ahad Dori (18), di Wisma Widya, Kukusan, Beji, Depok, meragukan surat wasiat yang ditemukan adalah asli tulisan Akseyna.

Seperti diketahui Akseyna adalah mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Matematika dan IPA Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas di Danau kenanga UI.

Apalagi, kata Rosdiana, surat itu dijadikan dasar polisi bahwa Akseyna--yang akrab disapa Ace--diduga kuat bunuh diri.

"Sebab, bisa saja itu bukan tulisan tangan Ace. Soalnya surat itu bukan didapat polisi langsung dari kamar Ace, tetapi dari teman Ace yang diberikan ke orangtuanya," kata Rosdiana saat ditemui Warta Kota di rumah kos Wisma Widya di Kukusan, Beji, Depok, Selasa (7/4/2015).

Menurut Rosdiana, setelah surat ada di tangan orangtua Ace, barulah surat itu diberikan ke polisi.

"Jadi ya pantas diragukan juga," kata mahasiswi semester II Ilmu Keperawatan UI yang juga menyewa kamar kos di rumah kos di Wisma Widya.

Baca Juga: Teman Kos Tak Yakin Akseyna Bunuh Diri

Karenanya Rosdiana berharap polisi dapat segera membuktikan secara pasti dan ilmiah apakah surat itu tulisan tangan Ace atau bukan.

"Polisi harus bisa buktikan surat itu dengan pasti," ujarnya.

Seperti diketahui misteri tewasnya Akseyna yang jenasahnya ditemukan mengambang di Danau Kenanga UI, Kamis (26/4) lalu sampai kini masih menjadi misteri.

Apakah Akseyna tewas dibunuh atau bunuh diri polisi belum dapat menyimpulkannya.

Saat ditemukan di Danau Kenanga UI, jasad Akseyna masih mengenakan tas ransel berisi 5 batu konblok, 6 batu kali dan satu batu ventilasi merah atau loster.

Adanya batu di dalam tas ransel membuat dugaan Akseyna dibunuh mencuat.

Namun seiring penyelidikan polisi, setelah jasad berhasil diindentifikasi dan dikenali keluarga, dari kamar kos Akseyna polisi menemukan surat tulisan tangan, yang berisi agar ia tidak usah dicari karena tak akan kembali.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved