Breaking News:

Perempuan di Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Data tahun 2013 menyebutkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 52,2 juta usaha mikro, kecil dan menengah.

Penulis: Dody Hasanuddin | Editor: Andy Pribadi
fakultaspertanianunars.blogspot.com
Ilustrasi perempuan bertani. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyebutkan bahwa perempuan di Indonesia turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Hal itu dipastikan dari data tahun 2013 yang menyebutkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 52,2 juta usaha mikro, kecil dan menengah.

Sebagian besar UKM itu merupakan industri rumahan dengan kontributor utamanya adalah perempuan. Baik itu sebagai pemilik maupun sebagai pekerja.

"Peranan perempuan sangat tinggi dalam aktivitas ekonomi untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat. Peranan itu pun mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Deputi Bidang Pengarustamaan Gender (PUG) Bidang Ekonomi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), DR Sulikanti Agusni, M.Sc
di Gedung KPPPA, Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (31/3).

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Indonesia, Muhammad Anis.

Anis menambahkan bahwa dukungan UI terhadap peranan perempuan itu dengan penghargaan delapan perempuan pemimpin pemberdayaan perempuan ekonomi berkelanjutan

"UI selaku penyelenggara penghargaan itu telah melakukan proses seleksi, penjurian, dan penelitian secara independen yang dilakukan tahun 2014 untuk memillih kedelapan perempuan penerima anugerah kepemimpinan tersebut. Perempuan harus aktif dalam membuat ketahanan ekonomi," ujarnya.

Anis menyatakan bahwa berdasarkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja data survei angkatan kerja nasional tahun 2012, TPAK perempuan di perkotaan sebesar 48,67 persen, sedangkan di pedesaan 54,13 persen.

Sedangkan perbandingan antara TPAK perempuan lebih rendah dibandingkan laki-laki yaitu 51,39 persen dan 84,42 persen.

Hal ini melambangkan perempuan memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia.

Chief Executie Officer Standard Chartered Bank Indonesia, Shee Tse Koon menyatakan bahwa pihaknya bangga menjadi salah satu pendukung anugerah kepemimpinan itu.

Sebab Standard Chartered mendukung pemberdayaan perempuan.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan memberikan pelatihan keuangan kepada para perempuan melalui program Vision Entrepreneurship sejak tahun 1999. (dod)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved