Klinik Kecantikan Diserbu Pasien
Memiliki wajah serta kulit mulus dan terawat, membuat perempuan Jakarta percaya diri. Mereka rela keluar uang jutaan rupiah.
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, JAKARTA - Tampil cantik sudah menjadi kebutuhan bagi perempuan Jakarta.
Memiliki wajah serta kulit mulus dan terawat, membuat mereka percaya diri, baik ketika berada di lingkungan kerja maupun lingkungan sosial yang lebih luas.
Mereka bahkan rela menggelontorkan uang jutaan hingga miliaran rupiah untuk mendapatkan semua itu.
Perhatikan saja klinik-klinik kecantikan yang kini tersebar di banyak tempat di Jakarta. Setiap hari, pasien mereka menumpuk, utamanya klinik yang telah mendapatkan kepercayaan.
Sebut saja Klinik Erha, Estetika, Arc Clinik, Kartika, dan puluhan klinik kecantikan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah di ibu kota. Dr Titi Moertolo Spkk Skin & Beauty Clinic di Jalan Bendungan Jatiluhur No76, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat menjadi salah satu klinik kecantikan yang sudah begitu terkenal dan mendapatkan banyak testimoni positif di berbagai media sosial dari para pelanggannya.
Dan benar saja, ketika Warta Kota menyambangi klinik tersebut, puluhan orang sedang mengantre untuk melakukan konsultasi maupun perawatan di klinik tersebut.
Beberapa pasien mengaku harus melakukan reservasi dan mengantre selama berjam-jam hanya untuk bisa berkonsultasi dengan dokter kulit di sana. Padahal, konsultasi dilakukan tidak lebih dari 20 menit.
Sehari, klinik itu menerima sekitar 100 pasien dari usia balita hingga pasien berumur 80 tahun. Bahkan, agar efisien, konsultasi di klinik itu dilakukan untuk tiga pasien sekaligus secara bersamaan.
Klinik Dr Kun Jayanata SpKK(K) di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, juga menjadi salah satu klinik kepercayaan banyak kaum hawa.
Bahkan, menurut Yuliana (28), pelanggan klinik tersebut, untuk bisa mendapatkan pelayanan dari dokter Kun, pasien harus mengantre selama berjam-jam.
“Apalagi kalau hari Sabtu. Karena dokternya praktik cuma sampai sore, kita harus sepagi mungkin menganbil nomor antrean. Bahkan ada yang sejak subuh sudah ambil nomor antrean. Memang ribet dan menyita waktu, tapi kalau yang sudah terlanjur cocok dengan dokter dan obatnya, mau tidak mau harus dijalani,” kata Yuliana, warga Jatibening, Bekasi.
Ikhwal perawatan wajah dan kulit memang sudah menjadi tren bagi sebagian besar perempuan di Jakarta. Apalagi klinik kecantikan yang ada saat ini banyak menawarkan berbagai jenis perawatan yang bisa menambah keindahan kulit maupun membentuk tubuh menjadi lebih menarik.
Beberapa perempuan bahkan rela menghabiskan hampir separuh gaji setiap bulannya hanya untuk biaya perawatan dan pembelian kosmetik atau vitamin kulit.
Seperti yang dilakukan Rina Lestari (27), seorang karyawati sebuah bank swasta. Demi menjaga penampilan dan kecantikannya sebagai teller, ia terpaksa merogoh kocek tidak sedikit.
Setiap dua pekan hingga satu bulan sekali dia datang ke klinik kecantikan kepercayaannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, untuk berkonsultasi dan membeli obat-obatan untuk kulit wajahnya.