Liga Perancis

Ibrahimovic Cetak Penalti Kontroversial Lawan Lyon

Zlatan Ibrahimovic mencetak penalti kontroversial ketika PSG bermain imbang 1-1 di markas pemuncak klasemen Liga Prancis Lyon pada Senin (WIB)

KOMPAS.com/AFP PHOTO/JEAN-SEBASTIEN EVRARD
Striker Paris Saint Germain, Zlatan Ibrahimovic. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Zlatan Ibrahimovic mencetak penalti kontroversial ketika Paris Saint Germain bermain imbang 1-1 di markas pemuncak klasemen Liga Prancis Lyon pada Minggu atau Senin (9/2/2015 WIB).

Juara bertahan PSG dapat memuncaki klasemen dengan raihan kemenangan, namun mereka memerlukan penalti hanya untuk mendapatkan satu angka di Stade Gerland.

Mereka tetap menghuni peringkat ketiga, tertinggal dua angka dari tim tuan rumah, dan selevel dengan tim peringkat kedua Marseille, yang bermain imbang 1-1 di kandang Rennes pada Sabtu.

Penyerang Swedia Ibrahimovic melihat eksekusi penalti pertamanya digagalkan oleh kiper Anthony Lopes, namun ia mendapatkan kesempatan kedua beberapa saat kemudian ketika wasit memutuskan bahwa para pemain Lyon terlalu cepat memasuki kotak penalti.

Kali ini ia tidak melakukan kesalahan, menyamakan kedudukan pada menit ke-69.

Dengan pencetak gol terbanyak Liga Prancis Alexandre Lacazette yang absen karena cedera, tim Lyon yang banyak dihuni pemain muda harus berterima kasih kepada Lopes.

Mereka bahkan sempat mengejutkan saat memimpin lebih awal melalui pemain muda asal Kamerun Clinton N'Jie pada menit ke-31, gol keduanya musim ini, menyusul permainan satu-dua dengan Nabil Fekir.

Ibrahimovic, Edinson Cavani, dan David Luiz gagal mengonversi peluang-peluang yang mereka miliki, dan membuat frustrasi pelatih Laurent Blanc.

Blanc akan kembali menggaruk-garuk kepalanya untuk menemukan jawaban bagaimana timnya gagal memenangi pertandingan, meski mereka mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang.

Lyon dapat memperbesar keunggulan mereka pada fase akhir permainan, namun Fekir dan Arnold Mvuemba menyia-nyiakan kesempatan bagus.

Dan sang pemuncak klasemen akan merasakan masalah atas penalti itu, meski mereka mampu mempertahankan keunggulan di papan atas klasemen.

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, upaya Monaco untuk merangsek ke papan atas klasemen mendapat masalah ketika mereka kemasukan gol pertama dalam rentang waktu 800 menit saat kalah 0-1 di markas Guingamp.

Hasil ini membawa Monaco menduduki peringkat kelima dengan koleksi 40 angka, sedangkan Saint Etienne, yang bermain imbang 3-3 dengan Lens pada Jumat, yang mengoleksi 41 angka dan menduduki peringkat keempat, namun hanya tiga tim teratas Liga Prancis yang berhak lolos ke Liga Champions.

Di Brittany pada Sabtu, penyeran gSwedia Ola Toivonen membawa Rennes memimpin pada menit ke-26, ketika ia mengendalikan bola dengan dada untuk kemudian menaklukkan Steve Mandanda yang mengawal gawang Marseille.

Marseille terselamatkan ketika Lucas Ocampos, pemain Argentina yang dipinjam dari Monaco pada detik-detik akhir bursa transfer, mencetak gol pada menit ke-59 setelah tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua. (Antara/AFP)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved