Breaking News:

Pesawat Air Asia Hilang

Air Asia Langgar Jadwal Terbang

Kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura akhirnya juga membuka fakta tentang pelanggaran jadwal terbang.

Kompas.com/Ihsanuddin
Dua jenazah korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ8510 dan satu puing dari kabin pesawat dikirim ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2015) pagi. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura yang terjadi pada hari Minggu (28/12) akhirnya juga membuka fakta tentang pelanggaran jadwal terbang. AirAsia rute tersebut ternyata tak memiliki jadwal terbang di hari Minggu.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo mengatakan, izin yang diberikan kepada AirAsia rute Surabaya-Singapura adalah terbang pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kenyataannya, Air Asia terbang pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan melakukan investigasi untuk mencari si pemberi izin Air Asia terbang di luar jadwal yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Udara. "Kami tahu, pasti ada yang memberi izin. Nah, sekarang kami teliti siapa yang memberi izin dan kenapa. Mohon ditunggu waktunya hasilnya, kita secepat-cepatnya," kata Djoko di kantor Ke­menterian Perhubungan, Ja­karta, Sabtu (3/1).

Untuk menemukan si pemberi izin tersebut, Kemenhub akan mengirim aparat Inspektorat ke Surabaya. "Senin depan akan kami kirim Inspektorat ke lapangan untuk mengecek satu per satu," ujar Djoko.

Bekukan izin

Tindakan lain yang dilakukan Kemenhub atas pelanggaran yang dilakukan Air Asia adalah membekukan izin Air Asia rute Surabaya-Singapura. Menurut Djoko, bukti pelanggaran jadwal tersebut menjadi dasar pembekuan izin AirAsia rute Surabaya-Singapura. "Izin dibekukan sampai evaluasi dan investigasi lebih lanjut," katanya.

Keputusan ini diberlakukan terhitung tanggal 2 Januari 2015 hingga hasil evaluasi dan investigasi selesai dilakukan. Hal ini tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. AU. 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015.

Dirjen Perhubungan Udara memberikan kesempatan bagi Air Asia untuk mengalihkan penumpang yang telah memiliki tiket Surabaya -Singapura pp ke rute penerbangan lainnya. (Harian Warta Kota)

Baca selengkapnya di Harian Warta Kota edisi, Minggu, 4 Januari 2014

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved