Senin, 20 April 2026

Bentrok TNI vs Polri

Kapolri Laporkan Kondisi Batam Kepada Presiden

Kapolri Jenderal Sutarman melapor kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis malam, terkait kondisi di Batam.

WARTA KOTA, JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Sutarman melapor kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11/2014) malam, terkait kondisi di Batam yang telah kembali tenang setelah bentrokan antara oknum Brimob dengan tentara.

"Kami melaporkan pertemuan dengan KSAD dan tadi dijelaskan oleh KSAD kondisi saat ini tenang dan saat ini KSAD ada di sana. Langkah-langkah apa yg sudah dilakukan, kronologinya kami sampaikan kepada beliau," kata Kapolri.

Kapolri mengatakan, Presiden meminta agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Menurut Kapolri, ia juga telah menyampaikan kepada Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo agar yang bersangkutan berada di lokasi hingga permasalahan betul-betul selesai.

"Kami juga akan kembali ke Batam untuk menyelesaikan masalah ini," kata Kapolri.

Sebelumnya di Batam, Kapolri menyampaikan bahwa ia dan KSAD sepakat untuk bertindak tegas terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran saat bentrok dan penembakan di Markas Brimob Polda Kepri.

"Kami sudah berdiskusi dengan KSAD untuk menyelesaikan ini secara permanen dan menindak tegas anggota yang bersalah. Kalau memang indisipliner dan menyimpang dibuktikan dengan ketentuan hukum, maka harus dilakukan tindakan sampai pemecatan," kata Kapolri.

Dua institusi, kata Kapolri, sudah sepakat melakukan investigasi ke dalam dan menindak tegas pelaku pelanggaran sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara aparat TNI dengan anggota Brimob Polda Kepri di Batam pada Rabu(19/11/2014). Usai peristiwa keributan itu terjadi penembakan terhadap Markas Brimob Polda Kepri yang dilakukan orang tidak dikenal. (Antara)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved