Bentrok TNI vs Polri
Sempat Terjebak 12 Jam, Akhirnya Wagub Bisa Dievakuasi
Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo yang berada di Mako Brimop Polda Kepri di Tembesi, Batam, sudah dievakuasi
Laporan Tribunnews Batam
BATAM, WARTA KOTA -- Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo yang berada di Mako Brimop Polda Kepri di Tembesi, Batam, sudah dievakuasi keluar dari Mako Brimob menggunakan barakuda sekitar pukul 23.30, Rabu (19/11/2014) malam.
Soerya berada di lokasi penyerangan Brimob Polda Kepri sejak Rabu siang. Tepatnya setelah menggelar konferensi pers bersama petinggi TNI dan Polda Kepri. Jika dihitung, Wagub "terjebak" di lokasi konflik sekitar hampir 12 jam.
Akses Jalan Penghubung Ditutup
Perseteruan antara anggota Yonif 134 TS dengan Brimob Polda Kepri yang memanas membuat warga Batam cemas. Terlebih warga Pulau Akar yang berada di depan Jembatan II Barelang.
Kepada Tribun Batam melalui sambungan selulernya, Andi cukup kecewa dan cemas dengan kondisi ini. Pasalnya dari insiden itu, dirinya menjadi cemas bepergian, terlebih ke arah Batu Aji dan sekitarnya.
"Bagaimana kondisi sekarang bang, sudah aman belum, saya bingung dengan anak saya, soalnya seharusnya jam segini sudah pulang ke rumah. Akibat insiden ini, dia masih berada di rumah temannya karena tidak berani pulang," kata Andi melalui selulernya, Rabu (19/11/2014).
Andi mengaku sempat akan menjemput putrinya itu di rumah temannya. Namun belakangan jalan menuju ke Batu Aji dari Jembatan II ditutup.
"Tadi yang menutupnya pihak Ditpam dan beberapa anggota TNI, karena kondisi sedang tidak aman kata orang itu," jelas Andi risau.
Andi berharap kesalahpahaman antara Yonif 134 TS dengan Brimob Polda Kepri segera terselesaikan. Mengingat tidak ada akses jalan lain yang menghubungkan dari Jembatan Barelang menuju ke Batu Aji, Batam Centre, dan lokasi lainnya di Batam.