Liga Eropa
Malam Ini Laga Spesial Hamsik
Sisi emosional gelandang sekaligus kapten Napoli, Marek Hamsik, bakal diuji ketika timnya melawat ke Slovan Bratislava
WARTA KOTA, BRATISLAVA - Sisi emosional gelandang sekaligus kapten Napoli, Marek Hamsik, bakal diuji ketika timnya melawat ke Slovan Bratislava, pada lanjutan fase penyisihan grup I Liga Eropa 2014-15, Jumat (3/10) dini hari WIB. Slovan merupakan klub masa kecil Hamsik.
Sebelum melanglang buana ke Italia, pemain 27 tahun yang tumbuh di Banska Bystrica itu meretas kariernya bersama Slovan. Di tahun 2002, pemilik fisik setinggi 183 cm itu resmi membela Slovan dari klub yang lebih kecil, Jupie Podlavice.
Bersama tim A Slovan, Hamsik enam kali tampil dan mencetak satu gol. Pilihan berani muncul di usia 17 tahun. Hamsik memilih hengkang ke Italia memperkuat Bresia di tahun 2004.
Debut Hamsik terjadi sewaktu Brescia bertemu Chievo Verona pada 20 Maret 2005. Saat itu usianya 17 tahun dan 237 hari. Selepas itu, karier Hamsik menanjak sekalipun Brescia mentas di Seri B setelah terdegradasi.
Pada Juni 2007, klub yang baru promosi ke Seri A, Napoli resmi mengontraknya selama lima tahun. Hamsik pun kini menjadi andalan tim yang dipoles pelatih asal Spanyol, Rafael Benitez.
"Saya akan bertemu muka dengan klub saya perkuat selama dua tahun dan telah membuka jalan saya ke level internasional. Pertemuan ini tentu akan sangat spesial. Orangtua saya dan teman dekat juga memastikan datang langsung ke stadion," ujar Hamsik dilansir Pravda.sk, Rabu (1/10).
Menurut Hamsik, tidak mudah bagi Napoli mencuri poin di Slovakia. Ia menyebut Slovan sebagai klub terkuat dan paling tua di Slovakia.
"Mereka tidak bisa diremehkan. Mereka sempat mengalami start yang buruk di liga tetapi saya yakin mereka akan memandang laga di kompetisi eropa dengan cara yang berbeda," ujar Hamsik.
Start buruk yang dimaksud Hamsik adalah Slovan hanya mengemas 16 poin dari 10 pertandingan. Pada dua pertandingan terakhir pun mereka tumbang. Takluk 0-2 dari Trencin (24/9) dan 0-1 dari Podbrezova (28/9). Catatan tersebut membuat Slovan berada di urutan kelima liga.
Kemenangan penting
Napoli sebenarnya tidak jauh berbeda. Sebelum menang 1-0 di Sassuolo, mereka kesulitan memburu poin penuh di kompetisi domestik. Berdasarkan rekam jejak itulah, gelandang Jose Callejon menyebut kemenangan atas Sassuolo menjadi modal untuk bangkit.
"Kami membutuhkannya untuk merangsang hasil yang lebih bagus di masa mendatang," tegas Callejon.
Laga ini juga bisa menjadi pembuktian ketajaman ujung tombak, Gonzalo Higuain. Penyerang timnas Argentina itu belum sekalipun mencetak gol di Seri A. (eko)