Omzet SPBU Turun, Shift Kerja dan Gaji Karyawan Berubah

Dengan menurunnya omzet SPBU di rest area Karang Tengah mempengaruhi shift kerja dan gaji karyawannya.

Wartakotalive.com/Banu Adikara
SPBU rest area di jalan tol sepi karena tidak menyediakan premium, Senin (22/9/2014). 

WARTA KOTA, TANGERANG - General Manager SPBU rest area 3415137 Pinang Point (Tol Karang Tengah), Devi Arlitawati pada Senin (22/9/2014) mengatakan, anjloknya omzet SPBU akibat premium tidak dijual lagi juga berimbas pada sistem kerja karyawan mereka.

"Karena pendapatan kami turun sekali, mau tidak mau harus kami akali sistem kerja dan gaji para operator pom bensin. Kerja per shift mereka jadi diperketat," kata Devi.

Devi memaparkan, operator pom bensin SPBU nya sendiri aslinya memiliki sistem shift 3-1. "Jadi tiga shift masuk, satu shift libur. Ada empat grup disini. Satu grup 20 operator," kata Devi.

Sekarang, katanya, sistem shiftingnya pun berubah. "Jadi 2-2. Gantian per delapan jam kerja. Kami berlakukan ke semua operator, karena kalau hanya ke operator premium, jadi tidak imbang," kata Devi.

Gaji yang mereka terima pun, kata Devi, juga menjadi berkurang. "Karena kalau dihitung, kerja mereka jadi nggak full sebulan," kata Devi lagi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved