Tips Kesehatan

Wanita Tak Pernah Keputihan Justru Tidak Normal

Wanita merasa lega karena tak mengalami keputihan. Padahal, keputihan salah satu mekanisme pertahanan tubuh.

Editor: Suprapto
Wanita Tak Pernah Keputihan Justru Tidak Normal
crystalx-online.com
Ilustrasi

WARTA KOTA, PALMERAH— Banyak wanita merasa lega karena tak mengalami keputihan. Padahal, keputihan merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh.

Keputihan adalah keluarnya cairan berwarna putih dari kelamin. “Pada wanita, jika keluar sebelum dan sesudah haid, atau pada masa subur, itu normal karena memang harus ada yang keluar dari tubuh sebagai pertahanan dan memberi kelembapan,” kata dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Royal Taruma Jakarta, dr. Natalia Primadonna, SpKK.

Natalia melanjutkan, setiap wanita pasti mengalami keputihan. Hanya saja, keluhan atau kondisi keputihan bisa berbeda. Keputihan yang keluar dalam jumlah banyak selama masa subur, lalu berhenti, dan keluar lagi saat masa subur, terbilang normal. Namun, wanita yang sama sekali tidak mengalami keputihan , ujar Natalia, justru merupakan kondisi yang tak normal.

Wanita yang tak pernah mengalami keputihan , lanjutnya, biasanya memiliki gangguan hormon dan siklus haid. Misalnya, siklus haid berjalan terus selama dua bulan tanpa henti, sehingga tidak ada kesempatan untuk keluarnya keputihan. Penyebabnya bisa karena ada myoma , polip, bahkan kanker.

Batas Normal
Bagaimana membedakan keputihan yang normal dan yang tidak normal? “Kalau tidak gatal, warnanya bening, dan jumlahnya tak terlalu banyak, itu normal,” terangnya.

Ada pula cairan keputihan yang keluar pada saat masa subur. Durasi masa keluarnya, rata-rata setengah dari siklus haid. “Jika siklus haid setiap 28 hari, mulai haid tanggal 1, dan masa subur tanggal 14, berarti di antara tanggal 1 – 16 pasti ada cairan putih yang keluar. Ini normal. Saat menjelang siklus pun, biasanya keluar lagi keputihan.”

Namun bila keputihan keluar di luar tanggal tersebut, bisa dikategorikan dalam jenis tidak normal. “Bisa dipicu kecapekan, bisa juga karena bakteri, jamur, atau parasit,” tegasnya. (Hasto Prianggoro)

Sumber: Nova
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved