BBM Subsidi
Jual Premiun Bersubsidi SPBU di Kota Bogor Diserbu Pembeli
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bogor yang masih menjual premium bersubsidi diserbu pembeli, Rabu (6/8/2014).
Penulis: |
WARTA KOTA, BOGOR-Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bogor yang masih menjual premium bersubsidi diserbu pembeli, Rabu (6/8/2014).
Di SPBU 31-16105 yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, antrean kendaraan mengular hingga Jalan Pajajaran.
Kendaraan yang antre di SPBU tersebut rata-rata mobil mewah tahun pembuatan diatas 2012. Tak hanya mobil, pengendara motor juga harus antre untuk mengisi premium.
Sejumlah pemilik mobil mengaku sengaja mengisi premium di SPBU tersebut karena SPBU di tol Jagorawi sudah tidak boleh menjual premium bersubsidi.
"Informasinya mulai hari ini BPH Migas sudah melarang SPBU di tol menjual premium bersubsidi. Dari pada bensin saya habis di jalan, mending isi dulu disini," ujar Ridwan (40) pemilik mobil Honda CRV di SPBU Jalan Pajajaran.
Ridwan mengatakan, kebijakan BPH Migas yang mengeluarkan aturan SPBU di tol tidak boleh menjual premium bersubsidi sangat menyulitkan pengendara.
Pasalnya, kondisi lalu lintas di Jakarta yang macet membuat konsumsi bahan bakar mobilnya lebih boros."Kan repot bensin mau habis pas masuk jalan tol, kalau mogok di jalan gimana," kata pria yang hampir setiap hari berangkat ke Jakarta.
Sementara itu, Joko Praptono, Manager SPBU 31-16105 mengatakan, hingga kini SPBU nya masih menjual premium bersubsidi. "Tidak ada batasan waktu juga untuk menjual premium bersubsidi di SPBU kita," katanya.
Joko belum bisa memastikan apakah antrenya pembeli premium bersubsidi di SPBU nya terkait aturan baru BPH Migas yang melarang SPBU di tol menjual premium bersubsidi.
"Bisa jadi seperti itu. Kita akan lihat peningkatan pembeli premium di SPBU ini dulu," ujarnya.