Minggu, 19 April 2026

Siswa SMK Dihamili Guru di Depok Diduga Telah Berbohong

FR (18), siswi yang baru lulus dari SMK Ganesha Satria, Depok, diduga telah berbohong.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, DEPOK - FR (18), siswi yang baru lulus dari SMK Ganesha Satria, Depok, diduga telah berbohong.

Sebelumnya ia mengaku telah dicabuli oleh guru sekaligus wali kelasnya, Mc Donald Emry, hingga kini hamil 8 bulan.

Dalam laporannya ke polisi, FR mengaku dicabuli dalam acara perpisahan sekolah di kawasan Puncak, Desember 2013. Menurut pengakuan FR, itu adalah kali kedua ia dicabuli Emry. Pencabulan pertama terjadi di toilet sekolah November 2013.

Riki, kakak kandung FR, di Mapolresta Depok, Selasa (5/8/2014), mengaku kesal dengan keterangan adiknya yang plin-plan dan tidak konsisten.

Sebab. kata Riki, akhirnya diketahui bahwa peristiwa persetubuhan di kawasan Puncak antara Emry dan FR pada Desember 2013 lalu, bukan saat perpisahan sekolah atau perpisahan kelas.

"Tapi mereka memang jalan berdua saja ke sana, dan bukan acara perpisahan sekolah atau perpisahan kelas. Saya baru tahu tadi dari temennya yang akan dijadikan saksi," ujar Riki.

Riki meragukan keterangan FR saat ia akan mengantar salah satu rekan FR, yang juga siswa SMK Ganesha Satria, untuk diperiksa sebagai saksi di Mapolresta Depok, Selasa (5/8/2014).

Di tengah jalan, rekan FR mendapat pesan singkat dari FR. "Isinya meminta agar rekannya itu bilang ke polisi, bahwa pada Desember 2013 di Puncak di saat acara perpisahan kelas, adik saya dicabuli Pak Emry," kata Riki.

Riki curiga dan menanyakan kembali ke rekan adiknya itu, mengapa FR meminta dia memberikan keterangan seperti itu.

"Setahu saya memang begitu kejadian sesuai keterangan adik saya ke polisi. Jadi kenapa harus menyuruh saksi bilang seperti itu lagi?" kata Riki.

Saat itulah, kata Riki, rekan adiknya itu mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada acara perpisahan kelas di Puncak pada Desember 2013, tetapi yang ada FR dan Emry ke Puncak hanya berdua saja.

"Teman adik saya itu melihat langsung mereka pergi berdua ke sana, dan izin ke saksi," katanya.

Karena hal ini, kata Riki, ia menjadi bingung, kenapa adiknya mau diajak Emry ke Puncak saat itu.

"Sebab sebelumnya pada November 2013, adik saya bilang sudah dicabuli gurunya itu di bawah ancaman di toilet sekolah," ujar Riki.

Kesal

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved