Mundur dari Timnas, Philipp Lahm Konsen Bela Muenchen
Philipp Lahm membuat keputusan yang mungkin terbaik dalam hidupnya.
WARTA KOTA, BERLIN - Philipp Lahm membuat keputusan yang mungkin terbaik dalam hidupnya.
Dia meninggalkan sepak bola internasional di saat dirinya menjabat kapten tim nasional Jerman, yang baru dibawanya menjadi juara Piala Dunia 2014.
Lahm baru saja mengumumkan bahwa dia pensiun dari timnas Jerman, Jumat (18/7/2014). Keputusannya itu diambil hanya lima hari setelah Presiden Brasil, Dilma Rousseff, menyerahkan trofi Piala Dunia kepada dirinya selaku kapten Der Panzer, yang menjadi juara.
Di final turnamen empat tahunan tersebut, Minggu (13/7) waktu setempat atau Senin (14/7) dini hari WIB, Jerman menang 1-0 atas Argentina.
Sepanjang kariernya, pemain berusia 30 tahun ini sudah 113 kali membela Jerman. Dia menutupnya dengan gelar juara, yang sudah diburu selama 24 tahun karena Der Panzer terakhir kali menjadi juara pada Piala Dunia 1990 di Italia, juga mengalahkan Argentina di partai puncak.
Terakhir kali Jerman mengangkat trofi paling bergengsi itu, Lahm masih anak-anak karena dia baru melakukan debutnya di level internasional pada usia 20 tahun saat melawan Kroasia, Februari 2004. Artinya, ketika Jerman mengangkat trofi Piala Dunia 1990, Lahm baru berusia 6 tahun.
Nah, setelah laga melawan Kroasia tersebut, Lahm dinobatkan sebagai man of the match oleh majalah sepak bola ternama di Jerman, Kicker.
Dalam perjalanannya hingga ke level senior, Lahm tak pernah absen di beberapa level sebelumnya, mulai dari timnas Jerman U-17, U-21, kemudian tampil di Piala Eropa 2004 dan dua Piala Eropa selanjutnya, serta tiga Piala Dunia yang dimulai ketika Jerman menjadi tuan rumah pada tahun 2006.
Lahm mencetak gol pembuka turnamen tersebut, ketika Jerman melawan Kosta Rika, dan menjadi kapten di dua Piala Dunia lainnya.
Selama berkostum Jerman, Lahm memperlihatkan fleksibitasnya sebagai pemain serba bisa, lantaran di tiga Piala Dunia dia selalu menempati posisi yang berbeda.
Pada tahun 2006, Lahm ditempatkan sebagai bek kiri. Empat tahun kemudian pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Lahm berpindah ke kanan sebagai bek kanan.
Di Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil, pelatih Joachim Loew menempatkan sang kapten sebagai gelandang bertahan untuk menjaga kedalaman tim.
Peran tersebut sudah dimainkan di klub Bayern Muenchen karena diberi kepercayaan oleh pelatih Pep Guardiola.
Lahm, yang mengambilalih ban kapten Der Panzer dari tangan Michael Ballack pada 2010, bermain sebagai gelandang bertahan saat penyisihan grup Piala Dunia 2014.
Tetapi setelah gawang mereka kebobolan dua gol saat bermain imbang 2-2 melawan Ghana, dia dikembalikan ke posisi bek kanan saat bertemu Perancis di perempat final.