PPDB 2014
Web PPDB Kota Bogor Masih Sulit Diakses
Dua hari jelang penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kota Bogor, web untuk bisa mendaftar masih sulit diakses.
Penulis: | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, BOGOR - Dua hari jelang penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di Kota Bogor, web untuk bisa mendaftar masih sulit diakses.
Sejumlah orang tua murid yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah menengah atas dan kejuruan sudah seminggu ini belum berhasil.
Seperti yang dialami Kurniawati (45) salah satu orang tua murid. Dia mengatakan, sudah satu minggu masih kesulitan untuk mengakses dan mengupload semua berkas dan data yang menjadi persayaratan untuk mendaftar.
"Anak saya sudah terdaftar lima hari lalu, tapi, dan baru mendapat username dan password untuk login, tetapi tetap saja tidak dapat mengakses web untuk mengupload data yang SKUN dan lainya," katanya, Rabu (25/6/2014).
Dia mengatakan, hingga saat ini tidak bisa mengakses web guna melengkapi berkas persyaratan agar anaknya dapat terdaftar ke sekolah yang dipilih agar tidak gugur akibat kurang persyaratan.
"Batas akhir pendataran tanggal 27 Juni mendatang, tapi masih ada persayaratan yang belum masuk karena saya kesulitan untuk mengakses dan mengupload datanya," katanya dengan wajah kesal.
Menurut Kurniawan, sudah 3 hari dia dan anaknya terus mencoba untuk mengakses web tersebut, namun tetap saja tidak bisa.
"Makanya saya sengaja datang ke kantor Disdik untuk menanyakan langsung dan solusinya seperti apa," katanya.
Perbaiki server
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jana Sujana mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki servernya agar tidak overload.
"Server sudah kita perbaiki dan sudah dapat diakses," katanya.
Untuk mengantisipasi masih adanya orang tua murid yang kesulitan mengakes web, Dinas Pendidikan juga membuka layanan langsung untuk orang tua dan siswa dengan.datang langsung ke Kantor Disdik.
"Kami siapkan petugas untuk membantu langsung masyarakat yang anaknya ingin mendaftar dan melanjutkan sekolah ke SMP dan SMA negeri di Kota Bogor," katanya.