Tidak Berseragam, Puluhan Sopir Angkot di Terminal Pinang Ranti Ditilang
Sudin Perhubungan Jakarta Timur merazia kelaikan jalan angkutan penumpang dan barang di Terminal Pinang Ranti.
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, MAKASAR - Puluhan petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Satlantas jakarta Timur, dan Sub Garnisun Jakarta Timur, melakukan razia kelaikan jalan angkutan penumpang dan angkutan barang di Terminal Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (18/6/2014) siang.
Puluhan sopir angkot pun ditindak karena melanggar peraturan lalu lintas. Dengan jumlah pelanggaran terbanyak, yaitu sopir yang tidak memakai seragam.
Pantauan Wartakotalive.com, puluhan petugas, berjaga di pintu Terminal Pinang Ranti. Mereka langsung mengarahkan setiap angkutan penumpang maupun barang yang melintas di Jalan Raya Pondok Gede dari arah Pondok Gede ke arah perempatan Garuda, Taman Mini, untuk masuk ke terminal tersebut.
Angkot yang sedang membawa penumpang sekalipun tetap dilakukan pemeriksaan. Namun, beberapa penumpang yang tak sabar tampak turun dari angkot dan memilih untuk mencari angkot yang lain.
Kasie Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Budi Sugiantoro, mengatakan, kebanyakan pelanggaran yang dilakukan sopir adalah tidak mengenakan seragam.
"Razia ini sebenarnya kami lakukan setiap hari. Dan kami bergilir secara acara memilih terminal tempat untuk melakukan operasi ini," kata Budi ditemui di terminal tersebut, Rabu (18/6/2014) siang.
Dalam operasi tersebut, pihaknya menindak Kartu Pengenal Pengemudi, Kartu Pengawasan, SIM, STNK, serta kelengkapan lainnya.
"Kebanyakan pelanggaran yang dilakukan mereka adalah tidak memakai seragam. Tetap kami tindak, termasuk dengan penyetopan operasi bagi pelanggaran berat," kata Budi.
Hingga pukul 10.30, sebanyak kurang 50 sopir ditindak karena melanggar beberapa peraturan.