Pemilu 2014
Tak Ada Saksi, Posko Relawan Jokowi Berharap Polisi Bisa Ungkap Pelakunya
Terbakarnya posko pendaftaran Relawan Jokowi di Jalan Sultan Agung, Setiabudi, Senin (26/5/2014) dini hari tidak ada saksi mata yang melihat.
WARTA KOTA, SETIA BUDI - Terbakarnya posko pendaftaran Relawan Jokowi di Jalan Sultan Agung, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014) dini hari tidak ada saksi mata yang melihat. Namun dari kondisi posko yang terlihat, dapat dipastikan posko tersebut telah dilalap api.
"Warga hanya melihat api sudah besar, kita berharap identifikasi Polda Metro Jaya dan Mabes Polri bisa mengungkap cara pembakarannya, karena tidak ada bekas botol maupun bau bensin," tutur Ketua Posko, Reinhard Parapat kepada Warta Kota.
Ia mengatakan, Posko ini sudah sebulan berdiri untuk menjaring relawan Jokowi Presidenku. Hingga kini sebenarnya sudah ada 600 lebih pendaftar. "Namun berkas sudah habis terbakar, padahal kita sudah berminggu-minggu disini," kata Reinhart.
Reinhart mengatakan, posko didirikan dengan menyewa tanah. Pengamatan Wartakotalive.com posko ini seluas sekitar 50 meter persegi dengan spanduk besar menggambarkan wajah Jokowi.
Dia mengatakan, posko ini didirikan ormas Kebangkitan Indonesia Baru (KIB). "Ia menegaskan ormas ini adalah ormas yang tidak menginduk ke partai tertentu," tutur Reinhart.
Reinhard juga sudah meminta semua orang yang menjadi relawan agar tidak terpancing dan terprovokasi. "Saya tidak mau menuduh siapapun. Malah ini ada upaya adu domba menjelang Pilpres. Ada yang mau memanasi suasana, tapi saya sudah katakan ke teman-teman jangan terprovokasi," tuturnya. Setiap hari, minimal ada dua orang yang berjaga di posko tersebut. Biasanya, pukul 22.00 posko juga sudah tutup.