Jumat, 17 April 2026

Sindikat Narkoba

Lewat Media Sosial, Napi Ini Bujuk Wanita Jadi Kurir Narkoba

Napi bernama Henry Albert, asal Nigeria, mengendalikan sindikat narkoba dengan memperalat lima orang kurir wanita

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Dian Anditya Mutiara

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Napi bernama Henry Albert, asal Nigeria, yang mendekam lapas Karawang, mengendalikan sindikat narkoba dengan memperalat lima orang kurir wanita. Modusnya, ia membujuk kelima wanita tersebut melalui media sosial.

Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumirat Dwiyanto, mengatakan, Henry sudah mendekam selama 1,5 tahun di lapas Karawang. Ia sendiri dijatuhi vonis 13 tahun penjara atas kasus narkoba.

"Si pelaku ini modusnya berkenalan dengan wanita di media sosial, dari dalam lapas. Setelah berkenalan, membujuk wanita-wanita tersebut untuk menjadi kurir," kata Sumirat, di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (22/5/2014).

Dalam pengakuannya, lanjut Sumirat, Al menerima tawaran menjadi kurir karena faktor ekonomi. Al mengaku hanya seorang ibu rumah tangga mengaku kesulitan biaya untuk membayar sewa rumah.

"Saat itu, Henry menawarkan uang sebesar Rp 32 juta untuk membayar sewa rumah selama satu tahun. Al tertarik, dan menyetujui untuk menjadi kurir," katanya.

Namun, berbeda dengan Jul, ia mau menjadi kurir sabu, karena tertarik dengan Henry secara pribadi. Padahal, Jul sendiri sudah bekerja sebagai karyawan swasta.

"Henry mengendalikannya saat para kurir berkunjung ke lapas, maupun menghubunginya lewat ponsel," katanya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved