Kamis, 16 April 2026

PRT Disekap

Jenderal Mangisi Situmorang Pekerjakan 16 PRT di Rumahnya

Sebanyak 16 Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang dipekerjakan di rumah Brigjen Pol (Purn) Mangisi Situmorang menuai banyak pertanyaan.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, BOGOR-- Sebanyak 16 Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang dipekerjakan di rumah Brigjen Pol (Purn) Mangisi Situmorang menuai banyak pertanyaan.

Saat berjumpa dengan wartawan di Restoran Delima, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/2/2014) mantan Kapuslitbang Polri tersebut menjelaskan bahwa dari 16 PRT-nya dipersiapkan untuk bekerja di peternakan lele miliknya.

"Jumlahnya sekarang ada 16 (PRT), empat orang kita siapkan untuk bekerja di peternakan lele," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tenak lele tersebut merupaka miliknya. Setelah pensiun sebagai anggota Polri dalam rangka mengisi waktu serta mencari penghasil baru dirinya membuka ternak lele di wilayah Bogor tepatnya di daerah Curug Nangka.

"Kebetulan ada tanah dari kakak saya, kakak saya sudah tinggal beberapa lama di sana kemudian biasa lah keluarga, sudah beli saja tanahnya sama saya lah, karena saya pikir tanah itu cocok untuk beternak lele jadi kita beli," ucapnya.

Bisnis barunya tersebut sudah berjalan, ia menebar 40 ribu ekor bibit lele. Jumlah tersebut dikatakannya masih kurang, karena menurut orang-orang yang sudah berhasil dalam ternak lele satu kali panen, 10 ribu lele itu bisa menghasilkan uang sekitar Rp 2 juta, jadi kalau 40 ribu ekor, hasilnya bisa mencapai Rp 8 juta dalam empat bulan.

Tetapi pekerjanya belum dikirimkan ke peternakan lele milikya dengan alasan kakaknya membangun tempat tinggal di samping gubuk yang disiapkan untuk empat pekerjanya tersebut.

"Jadi mereka belum saya kirimkan ke sana, tapi hampir sudah selesai. Sebetulnya kalau peristiwa ini tidak terjadi mereka sudah saya tempatkan di sana, tapi karena masalah ini kelihatannya agak tertunda dulu," ujarnya.

Dugaan adanya tindak pidana penganiayaan dan penyekapan terhadap sejumlah PRT di kediaman Brigjen (Purn) polisi Mangisi Situmorang mencuat setelah adanya laporan dari korban berinisial Yuliana (19). Didamping keluargannya, Yuliana melapor ke Polres Bogor Kota, Jumat (14/2/2014). Kepada polisi ia mengaku disekap dan dianiaya majikannya yang tiada lain isteri dari Brigjen (Purn) polisi Mangisi Situmorang berinisial M.

Kemudian, Yuliana pun mengaku bahwa masih ada sejumlah PRT lain dikediaman purnawirawan polisi tersebut. Kemudian polisi pun mendatanginya dan ternyata benar. Kemudian 16 PRT lainnya pun dimintai keterangan oleh polisi di Polres Bogor Kota, tetapi mereka enggan kembali ke kediaman MS yang terletak di Bogor, Jawa Barat.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved