Pemerintah Harusnya Tidak Impor Beras untuk Konsumsi Warga Asing

Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan impor beras jenis premium. Beras tersebut berbeda penggunaannya dengan beras medium.

Pemerintah Harusnya Tidak Impor Beras untuk Konsumsi Warga Asing
dpr.go.id
Firman Subagyo, Wakil Ketua Komisi IV DPR 

WARTA KOTA, CIKINI - Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan impor beras jenis premium. Beras tersebut berbeda penggunaannya dengan beras medium.

Dalam Permendag Nomor 12/M-DAG/PER/4/2008, disebutkan impor beras untuk keperluan stabilisasi harga, penanggulangan keadaan darurat, masyarakat miskin dan kerawanan pangan.

Pasal 1 ayat 3 bahkan disebutkan impor beras untuk keperluan tertentu adalah untuk konsumsi khusus atau segmen tertentu.

Firman Soebagyo, Wakil Ketua komisi 4 DPR RI, mengkritik pasal tersebut yang memberikan hak-hak istimewa (previledge) kepada pihak-pihak asing (segmen tertentu).

"Kenapa pemerintah selalu memberikan previledge kepada pihak asing? Ini kan mematikan petani kita. Siapapun masuk ke Indonesia harus makan beras Indonesia," kata Firman saat diskusi bertajuk 'Main Kotor Beras Impor' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (1/2/2014).

Firman geram dengan pemberian previledge tersebut. Menurutnya, pihak-pihak asing tersebut banyak yang tidak menguntungkan Indonesia namun dijamu dengan fasilitas kelas satu.

"Kalau asing tidak menguntungkan kenapa dikasi karpet merah? Negara ini direbut dengan berdarah-darah," kata dia.

Sekedar informasi, impor beras premium menjadi bermasalah karena diduga kuat ada pihak yang memanfaatkan lemahnya aturan untuk keuntungan pribadi.

Jenis beras yang dapat diimpor diatur dalam Permendag Nomor 12/M-DAG/PER/4/2008, dimana untuk Beras Lain-lain (Kode HS 1006.30.90.00 yang sesuai BTKI 2012 berubah ke Kode HS 1006.30.99.00) hanya bisa diimpor dengan tingkat kepecahan 5%-25% dan hanya bisa diimpor oleh Perum Bulog.

Penulis:
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved