Sabtu, 11 April 2026

Tweeter Dikira Twitter, Investor Salah Beli Saham

Saham jaringan toko elektronik yang bangkrut di Amerika Serikat, kontan meroket, meski pada kenyataannya perusahaan ini tak berharga sama sekali.

|

New York, Wartakotalive.com

Saham jaringan toko elektronik yang bangkrut di Amerika Serikat, kontan meroket, meski pada kenyataannya perusahaan ini tak berharga sama sekali.

Perkembangan ini memaksa regulator Wall Street turun tangan membekukan perdagangan, usai investor mengira Tweeter Home Entertainment sebagai situs jaringan sosial Twitter.

Tak lama setelah Twitter mengumumkan penjualan saham di bursa, saham Tweeter mulai merangkak naik.

Lebih dari 14 juta lembar saham Tweeter diperdagangkan dan harganya sempat naik 1.400 persen sebelum kembali anjlok.

Kode saham untuk Tweeter adalah TWTRQ sementara untuk Twitter adalah TWTR atau hanya beda satu huruf saja.

Tweeter yang mengkhususkan diri menjual barang elektronik canggih mengajukan kebangkrutan pada 2008 dan kemudian menutup jaringan toko mereka di Amerika.

Dalam periode yang hampir bersamaan jaringan toko elektronik Circuit City juga gulung tikar, yang membuat analis menyebut bulan ini sebagai periode gelap bagi toko piranti elektronik.

Pada hari Kamis Twitter mengumumkan bahwa mereka berniat Klik mengalang dana US$1 miliar dari lantai bursa dengan menawarkan saham ke publik.

Saham Twitter rencananya akan mulai diperdagangkan bulan depan dan mungkin tertunda bila penutupan operasional pemerintah Amerika berlanjut.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved