Valentine 2013
Feri Purwo, Konsultannya Para Curhaters
Bila ingin mengetahui lebih lengkap tentang Feri Purwo, Anda bisa pula mampir ke situs www.feripurwo.com. Selamat curhat, Curhaters!
|
DUNIA peramal seolah memiliki magnet tersendiri bagi sebagian besar orang yang penasaran atas misteri kehidupan. Entah itu karir, keuangan, bahkan asmara, tak jarang membuat banyak insan didera kegalauan. Paranormal pun seakan menjadi orang yang paling diincar bagi jiwa-jiwa yang gusar tentang masa depannya kelak.
Tak bisa dipungkiri, paranormal sepertinya menjadi profesi yang sering mendapat sorotan publik dewasa ini mengingat kemampuan mereka yang memang tak dimiliki oleh banyak orang. Salah satu para normal yang kini diincar banyak kalangan adalah Feri Purwo, konsultan cinta bagi si galau.
Usut punya usut, saat pria yang memiliki nama panjang Feri Purwo Leksono Putro ini dijumpai Wartakotalive di Remboelan Cafe, Plaza Senayan, (21/01), ternyata bakat Feri sudah diprediksi ayahnya sejak dia terlahir ke dunia.
“Waktu saya keluar dari rahim ibu saya, ayah saya langsung membuat satu statement ‘ini anak gedenya jadi dukun’. Akhirnya, sampai sekarang ya seperti ini.” katanya. “Saya sempat protes sama ayah saya. saya bilang kenapa waktu itu nggak ngomong kalau saya akan jadi presiden.” Lanjut Feri sambil tertawa.
Kemampuan Feri sebagai paranormal diakuinya bahwa hal tersebut merupakan keturunan, mulai dari sang kakek, ayah, hingga paman-pamannya. “Jadi ini adalah gifted. anugerah yang diberikan oleh Tuhan tanpa kita mempelajari.” Ujar pria kelahiran 11 Oktober 1976 ini.
Meski belum menyadari potensi dirinya, Feri kecil yang kala itu duduk di jenjang sekolah dasar kerap bermimpi. Lalu, mimpi itu menjadi kenyataan. Awalnya, Feri beranggapan setiap orang sama seperti dirinya. Sebab, saat itu, dia masih belum memiliki pembimbing bahwa dirinya dianugerahi kelebihan seperti itu.
Feri mengamini dirinya tumbuh dan berkembang dengan kemampuannya. Namun, karena kemampuan itu sudah berada dalam tubuhnya, ia tidak sadar bahwa itu sebenarnya adalah sesuatu yang bisa menjadi kelebihan bagi orang lain. “Tapi karena ini sudah terlalu melekat, saya anggap ini biasa dan semua orang punya, ” ungkap Feri.
Barulah saat beranjak SMP Feri mulai menyadari bahwa ada yang aneh dalam dirinya. “Saya merasa sadar sepertinya ada yang beda, ada yang tidak beres dalam diri saya.” katanya. Tak tinggal diam, Feri mencoba mencari semacam murshid atau pembimbing. Dari situlah, Feri diberi tahu bahwa dirinya memiliki indera keenam.
Masa perkuliahan menjadi titik awal orang lain mulai mengetahui bakat luar biasa Feri. Bermula ketika seorang teman kuliahnya curhat kepadanya. Feri yang memang memiliki bakat kemudian memaparkan apa yang ia tahu terkait persoalan yang sedang melanda kawannya. Rasa kaget menyelimuti temannya tersebut.
Dikarenakan Feri tak ingin banyak orang mengetahui kemampuannya, ia mengingatkan pada temannya tersebut untuk menyimpan itu sebagai rahasia. Namun, menurut pemaparan Feri, temannya tersebut tak kuasa ingin menceritakan kemampuannya. Suatu saat, teman perempuan dari teman Feri tersebut curhat pada dirinya.
Karena tahu akan kemampuan Feri, akhirnya teman perempuan itu dipertemukan dengan Feri. Nah, dari situlah Feri mulai dikenal seantero kampus karena perempuan itu menyebarluakan kehebatan Feri. “Setelah itu, setiap jeda waktu dari satu mata kuliah ke mata kuliah langsung banyak mahasiswa yang ngulurin tangan,” jelasnya.
Seperti manusia pada umumnya, Feri yang lulus kuliah dari Universitas Trisakti Fakultas Ekonomi pun beralih ke dunia pekerjaan. Kala itu, ia menjadi sales marketing. "Saya kerja sebagai sales marketing karena saya memang suka bicara dan saya merasa mempengaruhi orang itu adalah kelebihan saya," tandasnya.
Pada 2001, Feri menambatkan pekerjaan di majalah politik GAMMA dan belanjut ke mailkita.com. Sayang, hal itu tak berlangsung lama karena setiap datang ke kantor selalu ada yang menjumpainya untuk melakukan sesi curhat, meski diakui Feri ia tidak tahu dari mana orang itu tahu akan dirinya.
Merasa tidak enak dan menganggap sudah menyalahi aturan, Feri memutuskan hengkang dari perusahaan di tahun 2003. Selang berapa waktu, sebuah majalah mengangkat profilnya dan kemudian berlanjut ke sebuah stasiun TV yang turut menyoroti dirinya. Mulai dari situlah, karir Feri meroket sebagai paranormal cinta.
Sebagai tempat curhat bagi hati yang galau, pada Maret 2003, Feri membuat Feri Consultant. Bila tertarik untuk bertanya bisa mengunjungi website www.askferipurwo.com yang menjadi wadah bertanya seputar Auramu, Cintamu dan Curhatmu.
Anda bisa bertanya secara gratis dengan cara update status 160 karakter yang akan langsung dijawab oleh Feri Purwo. Bila tak ingin curhatan Anda dibaca sejuta umat, bisa pula beralih pada pilihan VIP Room yang terbagi dalam beberapa tarif, yakni: 1 bulan unlimited Rp100 ribu, 6 bulan unlimited Rp300 ribu dan paket 1 tahun unlimited Rp500 ribu.
Untuk metode pembayaran sudah tertera pada situs lengakap dengan cara pendaftarannya. Uniknya, bila paket berakhir akan ada semacam alert untuk mengingatkan.
Jangan lupa pula untuk bergabung dalam komunitas “curhaters” dengan mengunjungi website www.curhaters.com. Jika hendak berkonsultasi langsung dengan bertemu Feri Purwo, Anda bisa menghubungi nomor 0816 117 9221 untuk janji pertemuan. Tarif yang ditawarkan cukup rasional, yakni Rp500 ribu untuk waktu dua jam.
"Ini adalah kerja profesional dan saya dinilai dari profesi saya. Saya punya nilai sehingga saya juga harus memberikan nilai kepada orang yang memakai skill saya. Untuk itu, saya memasang tarif," pungkas sang founder, Feri Consultant.
Bila ingin mengetahui lebih lengkap tentang Feri Purwo, Anda bisa pula mampir ke situs www.feripurwo.com. Selamat curhat, Curhaters!