Korea Open

Gelar Ketiga Kali Chong Wei

Pebulutangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei semakin mengukuhkan dirinya sebagai pebulutangkis nomor satu dunia setelah meraih gelar juara di turnamen Korea Open Superseries Premier 2013.

|

Seoul, Wartakotalive.com

Pebulutangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei semakin mengukuhkan dirinya sebagai pebulutangkis nomor satu dunia setelah meraih gelar juara di turnamen Korea Open Superseries Premier 2013.

Lee Chong Wei mengalahkan pemain unggulan keempat dari China, Du Pengyu, 21-12, 21-15 di laga final yang digelar di Olympic Gymnasium 2, Seoul, Minggu (13/1).

Selain mengukuhkan posisinya sebagai pebulutangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei juga mempertahankan gelar juara Korea Open Superseries Premier untuk yang ketiga kalinya.

Tahun lalu Lee Chong Wei mengalahkan lawan terkuatnya, Lin Dan untuk merebut gelar keduanya dengan pertandingan rubberset 12-21, 21-18 21-14, sementara gelar pertamanya diraih pada tahun 2010 setelah mengalahkan pebulutangkis Denmark, Pete Gade Christensen.

Sementara di pertandingan final kali ini Lee Chong Wei tampak terlalu kuat bagi Du Pengyu. Di set pertama Du Pengyu sempat unggul satu poin lebih dahulu, namun selanjutnya Lee Chong Wei langsung membalikkan keadaan. Bahkan selanjutnya dengan cepat dia bisa unggul tujuh poin di posisi 9-2.

Lee Chong Wei yang mampu memperlebar selisih poin menjadi 15-5 tidak terkejar lagi oleh Du Pengyu. Empat Smash, enam permainan net serta 11 kesalahan permainan Du Pengyu akhirnya membawa Lee Chong Wei memenangkan set pertama dengan skor 21-12.

Memasuki set kedua, Du Pengyu berusaha merebut kemenangan di set tersebut. Meski dari awal pertandingan sudah tertinggal tapi dia mampu menyamakan kedudukan di posisi 8-8 dan 10-10. Akan setapi selanjutnya Lee Chong Wei yang meraih 10 poin dari hasil samshnya mampu merebut enam poin secara berturut-turut dan unggul di posisi16-10 dan terus mempertahankan jarak selisih enam poin hingga posisi 19-13. Du Pengyu hanya mampu menambah dua poin seblum akhirnya Lee Chong Wei menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.

Meskipun tidak mendapat gelar di nomor tunggal putra, namun China mampu merebut gelar di nomor ganda putri setelah pasangan unggulan pertama Wang Xiaoli/Yu Yang menundukkan rekan senegaranya Ma Jin/Tang Jinhua 21-17, 21-13. China juga memastikan satu gelar di nomor ganda campuran setelah pemain unggulan keempat Zhang Nan/Zhao Yunlei mengalahkan rekan senegaranya Xu Chen Ma Jin yang merupakan unggulan pertama dalam tiga set 13-21, 21-16, 21-13.

Sementara itu pemain tuan rumah mampu merebut gelar juara di nomor tunggal putri dan ganda putra. Pasangan ganda putra Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae merebut gelar juara setelah mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 19-21, 21-13, 21-10. Sementara tunggal putri non unggulan Sung Ji Hyun meraih gelar juara setelah mengalahkan pemain unggulan kelima dari China, Wang Sixian 21-12, 22-20.

Sedangkan tim Indonesia, tidak meraih gelar di Korea Open Superseries Premier 2013 setelah satu-satunya andalan Indonesia, Sony Dwi Kuncoro tersingkir di babak semifinal usai dikalahkan Du Pengyu 21-12, 21-17.

Malaysia Superseries

Selanjutnya pemain Indonesia mulai menaruh target di turnamen Malaysia Superseries 2013 yang akan digelar pekan ini. Bagi pasangan ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro turnamen tersebut merupakan turnamen pembuka tahun ini . Mereka tidak diturunkan di Korea Open untuk menjalani latihan yang lebih intensif.

Angga/Rian bertekad untuk memperbaiki penampilan mereka di tahun 2013, termasuk menembus peringkat 10 besar dunia. "Target terdekat kami masuk 10 besar dunia dulu, semoga hasil di Malaysia Open ini cukup bagus. Tahun ini kami ingin jauh lebih baik lagi dari tahun lalu," ujar Angga seperti dikutip badmintonindonesia.com.

Angga/Rian yang kini berada di rangking 14 dunia kini merupakan pasangan dengan rangking tertinggi diantara ganda putra Indonesia lainnya. Sebetulnya diatas Angga/Rian masih ada pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan di peringkat 12 dunia, namun keduanya sudah tidak lagi berpasangan. Kido kini bermain dengan Alvent Yulianto Chandra, sementara Hendra bersama Mohammad Ahsan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved