Profil
Ayu, PR Hebat Di Balik Senayan City
Hasil kerja seorang PR memang sulit diukur dengan angka. Tetapi hasilnya bisa dirasakan perusahaan.
SUKSES tidaknya bisnis mal di tengah persaingan industri properti yang kian ketat seperti sekarang, tak lepas dari peran serta seorang public relation (PR). PR walaupun sering bekerja di belakang layar, sebenarnya ia bekerja keras.
Pekerjaannya untuk menciptakan hubungan yang baik di internal maupun eksternal perusahaan. Bila relasi yang terbangun positif di mata publik, maka citra dan reputasi mal pun baik.
Itulah yang menjadi tanggung jawab Sri Ayu Ningsih. Ia PR dan CSR Manager mal Senayan City yang terletak di Jalan Asia Afrika Lot 19, Jakarta.
“Di balik orang-orang hebat bahkan hingga setara presiden pun pasti punya PR yang hebat untuk membantu pencitraan dan membangun reputasi," kata Sri Ayu Ningsih.
Tantangan menjadi PR, katanya, memang berat. Tapi, tetap menyenangkan.
Hasil kerja seorang PR memang sulit diukur dengan angka. Tetapi hasilnya bisa dirasakan perusahaan.
“Pekerjaan PR sendiri merupakan sesuatu hal yang intangible karena tidak bisa diukur dan tidak terlihat. PR juga jarang tampil di depan dan seakan menjadi sutradara yang menyutradari perusahaan yang diwakilinya," kata perempuan yang akrab disapa Ayu ini saat berbincang dengan Wartakotalive.com.
Obsesi Ayu menjadi PR bukan sekedar untuk ikut-ikutan seperti kebanyakan orang, yang nampaknya terkena sindrom untuk menjadi PR, pekerjaan ini sempat ‘booming.’
Minat untuk menjadi PR muncul sejak Ayu duduk di sekolah menengah.
Bahkan demi mengejar cita-citanya, Ayu mengambil kuliah terkait bidang PR di dua universitas sekaligus, yakni Universitas Sahid, Ilmu Komunikasi – Public Relations (1995-1999) dan The London School of Public Relations, Jakarta, Diploma – Business Study (1996-1998).
“Untuk praktisnya di London School dan teorinya di Sahid,” kata Ayu.
Perjuangan Ayu akhirnya berbuah manis, karena pada 19 April 2006 dirinya berhasil bergabung di Senayan City yang dibangun dan dikelola oleh PT Manggala Gelora Perkasa yang merupakan anak perusahaan Agung Podomoro Group (APG).
Sebelum menjabat sebagai PR & CSR Manager Senayan City, ia mengawali karir di mal yang sama sebagai PR & Tenant Relations Manager.
Alasan Ayu memilih mal sebagai medan kerjanya dikarenakan bekerja di mal merupakan suatu hal yang berbeda dan penuh tantangan.
“Mau coba mal karena itu something different yang lebih dinamis jadi akhirnya coba di Senayan City. banyak banget kegiatan di sini yang bisa dieksplor,” kata Ayu.